Lanjutan Perincian Mukjizat Nabi Muhammad SAW

Mukjizat Muhammad (bahasa Arab: معجزات محمد, Mu’jizati Muhammad) adalah kemampuan luar biasa yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad S.A.W untuk membuktikan kenabiannya.[1] Dalam Islam, mukjizat terjadi hanya karena izin Allah, di antara mukjizat Nabi Muhammad adalah Isra dan Mi’raj dalam tidak sampai satu hari. Selain itu, Nabi Muhammad juga pernah membelah bulan pada masa penyebaran Islam di Mekkah, wahyu Al-Qur’an, dan lain-lain.

Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah dikatakan bahwa rasulullah bersabda, “Tidak ada seorang pun di antara para nabi kecuali mereka diberi sejumlah mukjizat yang di antaranya manusia beriman kepadanya dan mukjizat yang aku terima adalah wahyu. Allah mewahyukannya kepadaku. Maka aku berharap kiranya menjadi nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat.”[2]

Menurut syariat Islam, tidak ada mukjizat yang diberikan Allah kepada seorang nabi melainkan mukjizat itu pun diberikan kepada Muhammad secara persis sama atau bahkan lebih hebat.[3] Seperti Sulayman yang sanggup berbicara kepada hewan, Isa yang dapat mengetahui rahasia hati umatnya dan seterusnya.

Pertanda

Tradisi Islam banyak menceritakan bahwa pada masa kelahiran dan masa sebelum kenabian, Nabi Muhammad sudah diliputi banyak irhasat (pertanda).[4] Muhammad dilahirkan pada tanggal 22 April 570 di kalangan keluarga bangsawan Arab, Bani Hasyim. Ibnu Hisyam, dalam Sirah Nabawiyah menuliskan Muhammad memperoleh namanya dari mimpi ibunya,[5] Aminah binti Wahab ketika mengandungnya. Aminah memperoleh mimpi bahwa ia akan melahirkan “pemimpin umat”. Mimpi itu juga yang menyuruhnya mengucapkan, “Aku meletakkan dirinya dalam lindungan Yang Maha Esa dari segala kejahatan dan pendengki.” Kisah Aminah dan Abdul Muthalib juga menunjukkan bahwa sejak kecil Muhammad adalah anak yang luar biasa.[6]

Berikut ini adalah irhasat yang terjadi pada saat sebelum, sesudah kelahiran dan masa kecil Muhammad:

Sebelum dan sesudah kelahiran

  • Aminah binti Wahab, ibu Muhammad pada saat mengandung Rasulullah Muhammad S.A.W tidak pernah merasa lelah seperti wanita pada umumnya,
  • Raja Khosrow (Kekaisaran Sassania dari Persia) dan para pendita Majusi bermimpi yang menakutkan.[7]
  • Dinding istana Raja Khosrow tiba-tiba retak dan empat belas menaranya Dewan Kekaisaran ini runtuh,[8]
  • Padamnya api yang disembah penganut Agama Majusi secara tiba-tiba,[8]
  • Terjadinya gempa yang merobohkan tempat ibadah di sekitar Kerajaan Rum,
  • Danau dan sawah mengering.[8]
  • Saat melahirkan Muhammad, Aminah binti Wahab tidak merasa sakit seperti wanita sewajarnya.
  • Keluarnya cahaya dari faraj Aminah yang menerangi istana negeri Syam.[9]
  • Muhammad dilahirkan dalam keadaan sudah berkhitan.[10]
  • Lahir dengan tali pusar sudah terputus.[11]

Balita dan kanak-kanak

  • Halimah binti Abi-Dhua’ib, ibu susuan Muhammad dapat menyusui kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya.[12] Halimah dan suaminya pada awalnya menolak Muhammad karena yatim. Namun, karena alasan ia tidak ingin dicemooh Bani Sa’d, ia menerima Muhammad. Selama dengan Halimah, Muhammad hidup nomaden bersama Bani Sa’d di gurun Arab selama empat tahun.[13]
  • Ternak kambing Halimah menjadi gemuk-gemuk dan susunya pun bertambah,[14]
  • Pada usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun ia sudah bisa dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
  • Abdul Muthalib, kakek Muhammad menuturkan bahwa berhala yang ada di Ka’bah tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud saat kelahiran Muhammad. Ia juga menuturkan bahwa ia mendengar dinding Ka’bah berbicara, “Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini.”[15]

  • Ketika Muhammad berusia empat tahun,[16] ia pernah dibedah perutnya oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai malaikat. Peristiwa itu terjadi di ketika Muhammad sedang bermain dengan anak-anak Bani Sa’d dari suku Badui. Setelah kejadian itu, Muhammad dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah.[17] Sirah Nabawiyyah, memberikan gambaran detail bahwa kedua orang itu, “membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengelurkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salju.”[18] Peristiwa seperti itu juga terulang 50 tahun kemudian saat Muhammad diIsrakan ke Yerusalem lalu ke Sidratul Muntaha dari Mekkah.[19]
  • Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad, ia telah dibimbing oleh Allah. Hal itu mulai tampak setelah ibu dan kakeknya meninggal. Dikisahkan bahwa Muhammad pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi Jahiliyah, namun dalam perjalanan ke pesta ia merasa lelah dan tidur di jalan sehingga ia tidak mengikuti pesta tersebut.[20]

Remaja

  • Pendeta Bahira menuturkan bahwa ia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad saat itu berusia 12 tahun sedang beristirahat di wilayah Bushra dari perjalannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syiria. Pendeta Bahira menceritakan bahwa kedatangan Muhammad saat itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah “stempel kenabian” (tanda kenabian) di kulit punggungnya.[21]
  • Tanah yang dilalui oleh unta Muhammad diperpendek jaraknya oleh Jibril, sebelah sisi kanan dijaga oleh Israfil dan sisi kirinya dijaga oleh Mikail kemudian mendung menaunginya.[22][23]

Mukjizat

Berikut adalah mukjizat-mikjizat yang diperolehnya ketika Muhammad telah menerima wahyu ketika ia berusia 40 tahun. Abu Sa’ad an-Nisaburi menyebutkan dalam bukunya yang berjudul Kitabu Syarafil Musthafa, bahwa kekhususan Muhammad berjumlah enam puluh. Sebagian ulama menyebutkan bahwa nabi S.A.W telah dianugerahi tiga ribu mukjizat dan kekhususan. Sedangkan di dalam Al-Quran itu sendiri terdapat sekitar enam puluh ribu mukjizat.[24].

Fisik

  • Dapat melihat dengan jelas dalam keadaan gelap.[25]
  • Wajah Muhammad memancarkan cahaya dikegelapan pada waktu sahur.[26]
  • Dua Sahabat Muhammad dibimbing oleh dua cahaya, setelah bertemunya.[27]
  • Peluh yang keluar dari tubuh Muhammad memiliki bau harum,[28] jika Muhammad berjabat tangan dengan seseorang maka aroma harum itu akan membekas selama beberapa hari ditangan orang tersebut.[29]
  • Muhammad yang sanggup menghancurkan batu besar dengan tiga kali pukulan, dikala menjelang Perang Khandaq, padahal pada saat itu Muhammad belum makan selama 3 hari.[30]

Do’a

  • Mendo’akan kedua mantan menantunya (Uthbah dan Uthaibah) dimakan binatang buas, setelah mereka berkata kasar kepada Muhammad.[36]
  • Mendoakan untuk menumbuhkan gigi salah seorang sahabatnya bernama Sabiqah yang rontok sewaktu perang.
  • Mendoakan supaya Kerajaan Kisra hancur, kemudian doa tersebut dikabulkan.[38]
  • Mendoakan Ibnu Abbas menjadi orang yang faqih dalam agama Islam.[38]

Kharisma dan kewibawaan

  • Tatapan mata yang menggetarkan Ghaurats bin Harits, yaitu seorang musuh yang pernah menghunus pedang kearah leher Muhammad.[40]
  • Allah melumpuhkan Hay bin Akhtab dan para sahabatnya, ketika hendak melemparkan batu yang besar kepada Muhammad.[41]
  • Jin yang bernama Muhayr bin Habbar membantu dakwah Muhammad, kemudian jin itu diganti namanya oleh Muhammad menjadi Abdullah bin Abhar.

Menghilang, menidurkan dan mengalahkan musuh

  • Menghilang saat akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, bibi Muhammad ketika ia duduk di sekitar Ka’bah dengan Abu Bakar.[43]
  • Menghilang saat akan dibunuh Abu Jahal dimana saat itu ia sedang salat.[44]
  • Menidurkan 10 pemuda Mekkah yang berencana membunuhnya dengan taburan pasir, kemudian ia berhasil melalui orang-orang yang menunggunya di pintu rumahnya untuk membunuhnya.

Fenomena Alam

  • Menghentikan gempa yang terjadi di Mekkah[47] dan Madinah,[48] dengan cara menghentakkan kakinya dan memerintahkan bukit supaya tenang.

  • Bumi menelan seorang Quraisy yang hendak membunuh Muhammad dan Abu Bakar pada saat hijrah.

Makanan dan minuman

  • Makanan yang di makan oleh Muhammad mengagungkan Nama Allah.[55]
  • Roti sedikit cukup untuk orang banyak.[57]
  • Sepotong hati kambing cukup untuk 130 orang.[58]
  • Makanan yang dimakan tidak berkurang justru bertambah tiga kali lipat.[59]
  • Menjadikan beras merah sebanyak setengah kwintal yang diberikan kepada orang Badui Arab tetap utuh tidak berkurang selama berhari-hari.[60]
  • Ikan al-anbar menjadi hidangan bagi 300 pasukan Muhammad.[61]
  • Menjadikan minyak samin Ummu Malik tetap utuh tidak berkurang walau telah diberikan kepada Muhammad.[62]
  • Wadah yang selalu penuh dengan air, walau sudah dituangkan hingga habis.[63]
  • Mengeluarkan air dari sumur yang ada di tengah gurun pasir, ketika Khalid bin walid pada saat itu masih menjadi musuhnya.[64]
  • Mengeluarkan mata air baru untuk pamannya Abu Thalib yang sedang kehausan.[65]
  • Mengeluarkan air yang banyak dari bejana milik seorang wanita penunggang unta.[66]
  • Semangkuk susu yang bisa dibagi-bagikan kepada beberapa orang-orang Shuffah, Abu Hurayrah dan Muhammad.[67]
  • Susu dan kencing unta bisa menyembuhkan penyakit orang Urainah.[68]

Bayi, hewan, tumbuhan dan benda mati

  • Seorang bayi berumur satu hari bersaksi atas kerasulan Muhammad.[69]
  • Bayi berumur 2 tahun memberi salam kepada Muhammad.[70]
  • Unta besar yang melindungi Muhammad dari kejahatan Abu Jahal.[78]
  • Seekor burung mengadu kepada Muhammad tentang kehilangan anaknya.[79]
  • Seekor anjing yang membunuh salah satu petinggi kerajaan Mongol karena telah mencela Muhammad.[80]
  • Pohon menjadi saksi dan dibuat berbicara kepada Muhammad dan orang dusun (Arab Badui).[86][87]
  • Memerintahkan pohon untuk menjadi penghalang ketika Muhammad hendak buang hajat pada suatu perjalanan.[88]
  • Batang kayu yang kering menjadi hijau kembali ditangannya.
  • Permadani yang besaksi atas kerasulan Muhammad atas permintaan Malik bin as-Sayf.[89]
  • Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.[90]
  • Batu kerikil bertasbih ditelapak tangan Muhammad.[94]
  • Memberinya sebatang kayu yang berubah menjadi pedang kepada Ukasyah bin Mihsan, ketika pedangnya telah patah dalam sebuah pertempuran.
  • Berbicara dengan gilingan tepung Fatimah yang takut dijadikan batu-batu neraka.
  • Memerintahkan gilingan tepung untuk berputar dengan sendirinya.[97]
  • Secara tiba-tiba ada sarang laba-laba, dua ekor burung yang sedang mengeramkan telur dan cabang-cabang pohon yang terkulai menutupi mulut gua di Gunung Thur, sewaktu Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi dari kejaran orang Quraisy.[98]

Menyembuhkan

  • Menyembuhkan betis Ibnu al-Hakam yang terputus pada Perang Badar, kemudian Muhammad meniupnya, lalu sembuh seketika tanpa merasakan sakit sedikit pun.
  • Menyembuhkan mata Qatadah tergantung di pipinya yang terluka pada Perang Uhud, kemudian oleh Muhammad mata tersebut dimasukkan kembali dan menjadi lebih indah dari sebelumnya.[99][100]
  • Menyembuhkan sakit kepala Ali bin Abi Thalib.[105]
  • Menyembuhkan luka gigitan ular yang diderita Abu Bakar dengan ludahnya saat bersembunyi di Gua Hira[106] (dalam kisah lain dikatakan Gua Tsur)[107] dari pengejaran penduduk Mekah.
  • Menyembuhkan luka bakar ditubuh anak kecil yang bernama Muhammad bin Hathib dengan ludahnya.[108]
  • Menyembuhkan luka bakar Amar bin Yasir yang telah dibakar oleh orang-orang kafir.[109]
  • Menyembuhkan anak yang bisu sejak lahir, sehingga bisa berbicara.[110][111]
  • Menyembuhkan mata ayah Fudayk yang putih semua dan buta.[112]
  • Air seni Muhammad pernah terminum oleh pembantunya yang bernama Ummu Aiman, sehingga menyembuhkan sakit perut pembantunya.[113]
  • Mengembalikan penglihatan orang yang buta.[114]
  • Menyembuhkan penyakit lumpuh seorang anak.[115]
  • Mengobati penyakit gila seorang anak.[116]
  • Menyembuhkan tangan wanita yang lumpuh dengan tongkatnya.
  • Menyembuhkan penyakit kusta Sa’id bin Abyadh bin Jamal dibagian wajahnya.[118]
  • Menyambung tangan orang Badui yang putus setelah dipotong oleh dirinya sendiri sehabis menampar Muhammad.
  • Menyembuhkan putri raja yg cacat tanpa tangan & kaki.
  • Mengusapkan wajah Qatadah bin Milhan yang telah berusia lanjut, sehingga wajahnya tetap terlihat muda dan cerah.[121]
  • Menyembuhkan sakit perut Ubaidah bin Rifa’ah.[122]

Menghidupkan orang mati

  • Menghidupkan anak perempuan yang telah mati lama dikuburannya.[123]

Hal ghaib dan ru’yah

  • Mengetahui kejadian yang tidak dilihat olehnya.[125]
  • Mengetahui apa yang telah terjadi, sedang terjadi, yang akan terjadi.
  • Sanggup melihat dibalik punggungnya seperti melihat dari depan.[126][127]
  • Melihat dan mendengar apa yang ada dilangit dan bumi.[128]
  • Mengetahui isi hati sahabat dan lawannya.
  • Mengetahui yang terjadi di dalam kubur.[129]
  • Meramalkan seorang istrinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan disekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada saat Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad.[131]
  • Meramalkan istrinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad.[132]
  • Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.[133]
  • Mengetahui nasib cucu-cucunya dikemudian hari, seperti nasib Hasan yang akan bermusuhan dengan Mu’awiyyah bin Abu Sufyan beserta keturunannya. Nasib Husain yang akan dibantai tentara Yazid, anak lelaki Mu’awiyyah disebuah Padang Karbala.[134]
  • Mengetahui akan adanya Piagam Pemboikotan oleh tokoh-tokoh Quraisy.

Mukjizat terbesar

Penjelasan sebagai manusia biasa

Terdapat kisah yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad tidak memiliki bayangan, karena jasadnya terbuat dari cahaya. Pendapat ini disampaikan oleh Muhammad as-Sholihi dalam kitabnya yang berjudul “Subul al-Huda wa ar-Rasyad”. Muhammad as-Sholihi mengutip beberapa riwayat dari beberapa ulama, diantaranya adalah Ibnu Sab’ dalam “Khasais Nabi” dan ad-Dzakwan. Ibnu Sab’ mengatakan, bahwa “Bayangan nabi S.A.W tidak menempel di tanah. Karena dia adalah cahaya. Apabila dia berjalan di bawah terik atau di malam purnama, tidak nampak bayangannya.” Kemudian keterangan lain dari seorang tabiin bernama ad-Dzakwan, dia mengatakan, “Tidak terlihat bayangan rasulullah S.A.W di bawah matahari maupun purnama”.[136]

Riwayat diatas dinilai sangat lemah dan palsu (maudhu), dikarenakan pernyataan-pernyataan yang tidak memiliki bukti (dasar) dari al-Qur`an maupun hadits nabi yang shahih, kemudian banyak dalil yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad hanya manusia biasa, dan Allah telah menjelaskan hal ini dalam Al-Qur’an:

Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu,… (Al-Kahf 18:110)
Tidaklah Kami jadikan untuk mereka (para nabi) tubuh-tubuh yang tidak makan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal. (Al-Anbiya 21:8)
Mereka berkata: “Mengapa rasul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar?” (Al-Furqan 25:8)

Semua ayat di atas menunjukkan bahwa karakter fisik para nabi dan rasul, tidak berbeda dengan umatnya, artinya mereka sama-sama manusia, yang membedakan hanyalah ketakwaannya saja,[137] dan keistimewaan lain dari para nabi dan rasul adalah jasad mereka tidak akan hancur “dimakan tanah”.[138]

Tidak mengetahui hal ghaib kecuali mendapatkan wahyu

Dari kesemua mukjizat yang dimilikinya, ia pernah mengalami ketidaktahuannya tentang beberapa masalah, seperti tidak mengetahui kapan datangnya kiamat,[139][140] kemudian apakah Ibnu Shayyad sesungguhnya Dajal atau bukan,[141] tidak mengetahui ada beberapa sahabatnya dari kalangan Arab Badui dan Madinah yang munafik,[142] tidak mengetahui perkara-perkara gaib yang lainnya,[143] jika Allah tidak memberikan wahyu.[144] Karena pada dasarnya syariat Islam mengajarkan segala sesuatu yang gaib hanya Allah yang Maha Tahu (Al `Aliim).[145][146] Kemudian ia pernah mengalami sakit, terkena sihir dan racun,[147] terluka karena pukulan, sabetan pedang bahkan rasa sakit akibat demam sama seperti apa yang sering dialami oleh fisik manusia biasa. Karena Nabi Muhammad termasuk bani Adam yang diciptakan dari tanah. Sementara yang diciptaan dari cahaya hanyalah malaikat, dan nabi bukanlah golongan malaikat.[148]

Terluka saat perang

Dalam sejarah Islam, beberapa kali Muhammad terluka dan mengalami kesakitan akibat peperangan dengan musuhnya, di antaranya ketika terjadinya Perang Uhud, dalam kondisi yang sangat kritis itu, ‘Utbah bin Abi Waqqash melempar Muhammad dengan batu sehingga ia terjatuh, mengakibatkan gigi seri bawah kanan terkena dan juga melukai bibir bawahnya.[149]

Kemudian Abdullah bin Syihab Al Zuhry tiba-tiba mendekati Muhammad dan memukul hingga keningnya terluka, tidak hanya itu saja datang pula Abdullah bin Qami’ah seorang penunggang kuda mengayunkan pedang ke bahu Muhammad dengan pukulan yang keras, pukulan pedang itu tidak sampai menembus dan merusak baju besi yang ia kenakan.

Lalu kembali Abdullah bin Syihab Al Zuhry memukul di bagian tulang pipi Muhammad hingga ada dua keping lingkaran rantai topi besi yang terlepas menembus pipi Muhammad dan akibat pukulan pedang itu ia mengalami kesakitan selama sebulan.

Peristiwa lain yang dialami oleh Muhammad, bahwa ia-pun mengalami sakit demam, bahkan menurut hadits dikisahkan demamnya lebih parah, melebihi demam yang dialami dua orang dewasa. Sebagaimana yang pernah diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud.[150]

Apa yang dialami oleh Muhammad seperti yang dikisahkan di atas, menunjukkan bahwa ia juga mengalami keadaan yang sama seperti manusia pada umumnya, sesuai dengan fitrah sebagai manusia biasa.

(Rujukan: https://id.wikipedia.org/)

Zikir 99 Asma Allah (Rahsia Hikmah)

dsc_0299

Apabila berzikir dengan nama-nama Allah hendaklah dibaca dengan dimulai dengan perkataan Yaa (Wahai). Contohnya: ar-Rahman menjadi Ya Rahman.
Allah: Ya Allah
Nama yang Maha Agung dan Mulia. Pemilik utama segala pujian. Di baca 500x atau sekurang-kurangnya 66x dengan khusyuk, tertib dan dengan kebersihan rohani untuk dekat dengan Allah setiap hari.akan dipandang tinggi oleh orang atasan,mendapat kemuliaan oleh pembesar-pembesar dan manusia lainnya.

Ar Rahman (Maha Pengasih): 100x selesai solat 5 waktu, insyaAllah sesiapa yang membacanya akan menjadi seorang yang pengasih, terang hatinya dan tidak mudah menjadi pelupa.

Ar Rahim (Maha Penyayang): 100x setiap hari. InsyaAllah akan di jadikan orang tersebut penyayang dan di sayangi orang dan di beri kemudahan.

Al Malik (Maha Menguasai): 121x setiap hari selepas fajar, insyaAllah akan di kayakan Allah dengan bersebab atau dengan pintu yang di bukakan Allah.

Al Quddus (Maha Suci): 100x setiap hari setelah tergelincir matahari. InsyaAllah hari-harinya akan bersih dengan kesombongan, iri hati dan hasad dengki.

As Salaam (Maha Sejahtera): 160x setiap hari, insyaAllah penyakit yang di deritai akan sembuh atau bila di bacakan kepada pesakit akan sembuh selagi belum sampai ajal.

Al Mu’min (Maha Pemelihara Keamanan): 136x setiap hari insyaAllah akan aman diri dan hartanya daripada kejahatan.

Al Muhaimin (Maha Menjaga): Sebanyak-banyaknya setiap hari, insyaAllah akan sentiasa di awasi Allah dan di bersihkan zahir & batinnya. Juga bercahaya hatinya.

Al Aziz (Maha Mulia): 40x setiap hari selesai solat subuh selama 40 hari, insyaAllah akan di kurniakan Allah kekayaan dan di muliakan oleh Allah. Tidak akan dia mengharap atau berhajat sesuatu selain daripada Allah.

Al Jabbar (Maha Perkasa): 226x setiap pagi dan petang, insyaAllah tidak berdaya orang yang memusuhi untuk menganiayakannya. Akan tunduk mereka semua dengan pertolongan Allah.

Al Mutakabbir ( Maha Megah): 662x setiap hari, insyaAllah akan terlindung daripada musuh dan tunduk orang yang takabbur. Jika di baca saat bersama isteri, insyaAllah akan di kurniakan anak yang soleh dan sihat.

Al Khaliq (Maha Pencipta): 5000x insyaAllah akan di temui harta, kekasih atau keluarga yang hilang. Jika di baca di waktu malam Allah akan mengirimkan malaikat untuk membantu menempuh hidup di atas jalan yang benar.

Al Bari (Maha Membebaskan): 100x pada siang hari, insyaAllah akan terhindar dan selamat dari kesulitan dan kebinasaan.

Al Musawwir (Maha Pembentuk): 336x, insyaAllah segala perbuatan dan pekerjaannya akan menjadi baik.

Al Ghaffur (Maha Pengampun): 100x dalam keadaan menunggu solat Jumaat di dalam Masjid; dosa-dosa yang terdahulu akan diampunkan Allah SWT, insyaAllah.

Al-Qahhar (Maha Pemaksa/Maha Menguasai): Di baca setiap malam secara terus-menerus sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan mendapat ketenangan batin dan bebas daripada kehidupan yang sukar.

Al-Wahhab (Maha Pemberi): 300x setiap hari atau selepas selesai solat 5 waktu; insyaAllah akan dan mendapat kekayaan, kehebatan dan kebesaran.

Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Baca berulang-ulang kali insyaAllah segala usaha kita akan berjalan lancar serta sentiasa dikurniakan rezeki yang mencukupi.

Al-Fattah (Maha Membebaskan/ Maha Membukakan): di baca 71x setiap selesai fardhu subuh sambil meletakkan tangan di atas dada; insyaAllah akan bercahaya hatinya dan dipermudahkan segala urusannya.

Al-Alim (Maha Mengetahui): 100x sesudah solat 5 waktu, insyaAllah akan memperoleh ilmu ma’rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna.

Al-Qabid (Maha Penggenggam): Sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan terlepas daripada ancaman jahat.

Al-Basit (Maha Meluaskan): Baca 10x setelah solat Dhuha, insyaAllah akan dikurniakan rezeki yang tidak putus-putus dan di luaskan ilmunya.

Al-Khafid (Maha Menjatuhkan): 500x dengan khusyuk dan tawadhuk; insyaAllah akan terlindung daripadanya perbuatan dan maksud jahat serta di kabulkan hajatnya.

Ar-Rafi’ (Maha Meninggikan): 100x setiap hari, insyaAllah akan ditinggikan darjatnya oleh Allah SWT.

Al-Muiz (Maha Memuliakan): 140x seepas solat isya’ setiap Isnin dan Jumaat, insyaAllah akan dipandang mulia oleh orang.

Al-Muzill (Maha Menghinakan): 75x , akan dijauhkan Allah SWT daripada bahaya orang-orang yang berbuat jahat dan memudaratkan.

As-Sami’ (Maha Mendengar): 100x setiap Khamis setelah selesai solat zuhur tanpa pengetahuan orang lain akan termakbul doanya, insyaAllah.

Al-Basir (Maha Melihat): 100x sebelum solat Jumaat; Allah akan membuka hati dan fikirannya, insyaAllah.

Al-Hakam (Maha Menetapkan hukum): Dibaca sebanyak-banyaknya selepas tengah malam, insyaAllah akan dikurniakan ilmu rahsia dan hikmah agama.

Al-‘Adl (Maha Adil): 104x setiap selesai solat 5 waktu; insyaAllah akan dikurniakan Allah sifat yang adil dan diperlukan pula untuk mengadili orang lain.

Al-Latif (Maha Penyantun / Maha Lemah-Lembut): 133x atau sebanyak bilangan setiap hari, insyaAllah akan di peroleh taufiq dan hidayah daripada Allah SWT. Akan berhasil dalam perniagaan dan sentiasa dilimpahi rezeki.ditiup pada ubun-ubun kepala anak,suami atau isteri untuk mulia akhlak dan lembut hati.

Al-Khabir (Maha Bijaksana): Zikir sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan berhenti dari segala tabiat buruknya dan akan terhindar dari perbuatan khianat orang-orang zalim.

Al-Halim (Maha Penyantun/ Maha Penyabar): 88x setiapkali selesai solat sunat fardhu; insyaAllah akan kekal berpangkat kedudukannya dan akan bertambah baik kedudukannya, insyaAllah.

Al-‘Azim (Maha Agung): 7000x setiap hari dan setiap malam selama sebulan: insyaAllah akan naik darjatnyadan memperoleh kelebihan dan kesenangan yang banyak dalam kehidupan dunia.

Al-Ghafur (Maha Pengampun): Zikir sebanyak-banyaknya setiap malam: insyaAllah akan dilenyapkan segala kesukarannya dan diampunkan dosa bagi mereka yang bertaubat.

As-Syakur (Maha Mensyukuri): Zikir sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan di jernihkan hatinya dan disembuhkan penyakit yang di alaminya.

Al’Aliy (Maha Tinggi): Zikirlajh sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan terbela nasib mereka yang membaca nya dan terarah matlamat hidupnya dan jika sedang mengembara akan selamat sampai ke destinasinya, insyaAllah.

Al-Kabir (Maha Besar) 100x setiap selesai solat fardhu,; insyaAllah akan dibukakan Allah pintu makrifat baginya. Jika ia berhutang insyaAllah akan berkemampuan melunaskan hutangnya.

Al-Hafiz (Maha Memelihara): 16x setiap hari; insyaAllah akan terselamat daripada malapetaka.

Al-Muqit (Maha Mencukupkan): bacalah sebanyak-banyaknya kedalam segelas air dan diberi minum kepada anak yang buruk perangainya; insyaAllah akan berubah perangai anak itu kepada baik.

Al-Hasib (Maha Menghisab): Zikir setiap hari; insyaAllah akan terhindar daripada bahaya dan bebas daripada rasa takut.

Al-Jalil (Maha Luhur): 75x setiap pagi kira-kira 2.30 pagi setiap hari; insyaAllah usahanya dan kedudukannya akan meningkat dengan tidak diduga.

Al-Karim (Maha Pemurah): 280x setiap kali hendak tidur, insyaAllah akan lapang rezekinya dan mendapat kemuliaan dan kehormatan dalam hidupnya.

Ar-Raqib (Maha Mengawasi): 50x dengan niat agar Allah memelihara hartanya; insyaAllah akan terpeliharalah.

Al-Mujib (Maha Mengabulkan): 55x setiap selesai solat subuh; insyaAllah akan di kabulkan permohonannya oleh Allah SWT.

Al-Wasi’ (Maha Luas): 127x setiap hari; insyaAllah akan di anugerahkan Allah SWT kehidupan yang mencukupi serta jalan keluar daripada segala kesempitan hidup.

Al-Hakim (Maha Bijaksana): Biasakan zikir ini setiap hari; insyaAlllahtidak akan mengalami kesukaran dalam menjalankan segala tugas dan pekerjaannya.

Al-Wadud (Maha Mencintai): 1000x setiap hari; insyaAllah akan diperbaiki segala urusan dunia dan di akhirat.

Al-Majid (Maha Mulia): 99x setiap hari selepas solat subuh dan kemudian ditiupkan ke telapak tangan dan di sapukan ke mukanya; insyaAllah akan dapat kemuliaan dan kasih sayang dari keluarganya.

Al-Ba’its (Maha Membangkitkan): 100x sebelum tidur dengan meletakkan kedua-dua tangan di atas dadanya; insyaAllah akan diterangkan hatinya dan di beri ilmu hikmat dan makrifat.

As-Syahid (Maha Menyaksikan): 319x setiap malam; insyaAllah akan meninggalkan segala perbuatan tidak baik dan akan kembali ke jalan yang benar.

Al-Haqq (Maha Haq/Maha Benar): Zikirlah setiap hari; insyaAllah akan tetap hatinya dan keimanannya kepada Allah SWT.

Al-Wakil (Maha Memelihara): 1000x; insyaAllah akan Allah redakan hujan lebat yang berbadaikan taufan dan akan pula dibukakan pintu rezeki oleh Allah.

Al-Qawi (Maha Kuat): Bacalah Yaa Qawiyyul Matiin 1000x setiap malam; insyaAllah akan kembali bertenaga seperti yang di perlukan bagi mereka yang lemah jasmani dan rohani.

Al-Matiin (Maha Kukuh): Sebanyak-banyaknya dengan hati yang ikhlas dan rendah diri; insyaAllah akan lenyap segala kesulitan yang di hadapi.

Al-Waliyy (Maha Melindungi): 1000x pada malam Jumaat, insyaAllah alan diberi Allah satu wilayah dan apabila dihisab di padang mahsyar akan di hisab dengan cara yang amat mudah.

Al-Hamid (Maha Terpuji): 100x setiap kali selepas solat 5 waktu; insyaAllah akan terhindar daripada tabiat buruk akan menjadi orang yang soleh.

Al-Muhsi (Maha Menghitung): 1000x, insyaAllah akan mendapat kemudahan pada hari perhitungan nanti.

Al-Mubdiyy (Maha Memulai): setiap hari dengan hati yang khusyuk; insyaAllah akan di jernihkan hati dan fikirannya.

Al-Mu’id (Maha Mengembalikan): Zikir sebanyak 124x sebeum mengerjakan solat 5 waktu; insyaAllah barang yang hilang akan di jumpai kembali.

Al-Muhyi (Maha Menghidupkan): 68x setiap selesai solat 5 waktu; insyaAllah akan terkeluar dari badannya segala jenis penyakit.

Al-Mumit (Maha Mematikan): Zikir sebanyak-banyaknya sebelum tidur; insyaAllah sesiapa yang tiada kekuatan melawan nafsunya akan berupaya mengawal nafsunya.

Al-Hayy (Maha Hidup): Zikirlah sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan diberi hati yang terang dengan cahaya tauhid dan iman. Akan terhindar daripada sifat keji dan mungkar.

Al-Qayyum (Maha Tegak/Berdiri dengan SendiriNya): Zikirlah Yaa Hayyu Yaa Qayyum sebanyak 1000x setiap hari; insyaAllah hartanya akan bertambah, di turuti orang perkataannya, dikasihi dia oleh semua dan ditinggikan martabatnya.

Al-Wajid (Maha Mengadakan): Di bacakan sebanyak-banyaknya setiap hari; insyaAllah akan Allah kurniakan kekayaan batin dan kemantapan jiwa.

Al-Majid (Maha Luas Kemuliaan): 400x setiap hari; insyaAllah di jernihkan hati & fikirannya.

Masjid-Nabawi waktu malam
Al-Wahid (Maha Esa): zikir secara berulang-ulang kali di tempat sunyi; insyaAllah akan bebas daripada ketakutan.As-Samad (Maha Diperlukan): 313x dalam waktu 3 hari dan disertai dengan puasa 3 hari juga; insyaAllah akan di kabulkan hajatnya.Al-Qadir (Maha Kuasa): Di baca sebanyak 305x setiap hari; insyaAllah akan tercapai segala maksud serta hajatnya dan tercapai cita-citanya.

Al-Muqtadir (Maha Menentukan): 20x setiap kali bangun tidur; insyaAllah di permudahkan segala urusan dan pekerjaannya.

Al-Muqaddim (Maha Mendahulukan): 124x setiap hari; insyaAllah akan maju di dalam apa yang di usahakannya.

Al-Muakhir (Maha Mengakhirkan): 100x setiap hari; akan mendapat rahmat dan redha Allah dan di terima taubatnya; insyaAllah.

Al-Awwal (Maha Awal): 40x setiap hari selama 40 hari; insyaAllah akan di kurniakan anak lelaki. Jika di baca sebanyak 1000x selama 40 hari ; insyaAllah akan di mudahkan hidupnya.

Al-Akhir (Maha Akhir): 200x setiap selesai solat 5 waktu dan di amalkan selama sebulan ; insyaAllah akan dibukakan pintu rezeki yang halal baginya oleh Allah.

Az-Zahir (Maha Nyata): Zikir Ya Zahir sebanyak 1106x setiap selesai solat 5 waktu dan di amalkan selama sebulan; insyaAllah akan di terangi hatinya dan di buka rahsia dari ilmu yang sukar.

Al-Batin (Maha Tersembunyi): 300x setiap selesai solat 5 waktu; insyaAllah akan di bukakan kepadanya keberanian yang sejati.

Al-Waliyy (Maha Menguasai): 10,000x pada waktu siang dan 10,000x pada waktu malam insyaAllah akan di bukakan pintu makrifat baginya; insyaAllah.

Al-Muta’ali (Maha Suci/Terpelihara): 541x setiap hari; insyaAllah akan mendapat hasil yang baik dan di tinggikan martabatnya.

Al-Barr (Maha Dermawan): Di baca 7x kepada anak yang baru lahir; insyaAllah akan terlindung anak tersebut daripada bahaya sehingga akil baligh.

At-Tawwab (Maha Penerima Taubat): Sebanyak mungkin; insyaAllah akan di permudahkan untuk kembali ke jalan yang benar dan di redhai.

Al-Muttaqim (Maha Menyeksa): Zikir sebanyak 690x setiap kali selesai solat 5 waktu atau 6900x pada waktu malam; insyaAllah akan mendapat pertolongan untuk mengalahkan musuh.

Al-‘Aff (Maha Pemaaf): Baca sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan di ampunkan dosanya.

Ar-Rauf (Maha Mengasihani): Sesiapa yang selalu membaca asma’ ini akan di kasihi Allah SWT. Akan di limpahi rahmat dan tidak pula dia sengsara di dalam hidupnya.

Al-Malikul Mulk (Maha Menguasai Kerajaan): Zikir sebanyak 212x atau lebih setiap hari; insyaAllah akan di anugerahkan harta dan kekayaan kepadanya.

Dzul Jalaali wal Ikram (Maha Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan): Baca sebanyak 1065x setiap hari selama sebulan maka Allah akan memakbulkan hajat dan doanya.

Al-Muqsit (Maha Mengadili): Di baca sebanyak 700x dengan niat; insyaAllah di kabulkan niatnya.

Al-Jami’ (Maha Mengumpulkan): Baca sebanyak-banyaknya; insyaAllah akan jumpa barang yang hilang dan keluarga yang jauh akan di ketemukan semula.

Al-Ghani (Maha Kaya): Di baca sebanyak 1007x setiap hari; insyaAllah akan di anugerahkan kepadanya kekayaan zahir & batin dan juga di permudahkan jalan hidupnya.

Al-Mughni (Maha Mengkayakan): Zikir sebanyak 1,000x; insyaAllah akan menjadi kaya dengan kurnia Allah.

Al-Mani’ (Maha Menolak/Melarang): Baca sebanyak 164x sebelum solat subuh; insyaAllah akan di kurniakan kehidupan kekeluargaan yang baik dan terhindar daripada kezaliman.

Ad-Dharr (Maha Memudharatkan): 1001x setiap hari ; insyaAllah akan sembuh daripada penyakit yang telah lama tidak dapat di sembuhkan.

An-Nafi’ (Maha Pemberi Manfaat): setiap hari sebyak-banyaknya: insyaAllah segala penyakit dan kesusahannya akan hilang.

An-Nur (Maha Bercahaya): sebanyak 256x setiap hari; insyaAllah akan terang hati nurani dan jiwanya untuk makrifat kepada Allah SWT.

Al-Hadi (Maha Pemberi Petunjuk): Sesiapa yang selalu menyebut asma’ ini; insyaAllah akan memperoleh ilmu kerohanian.

Al-Badi’ (Maha Pencipta Yang Baru): Di baca yaa Badi’ as Samawaati wal Ardh sebanyak 70x; insyaAllah akan bebas dia dari sebarang kesulitan.

Al-Baqi (Maha Kekal): 1000x; insyaAllah akan hilang segala dukacitanya dan kemudharatan.

Al-Warith (Maha Mewarisi): 707x setiap malam; insyaAllah akan memperoleh kejayaan di dalam bidang kehidupan yang di ceburi.

Ar-Rashid (Maha Pemberi Petunjuk): zikir sebanyak 1000x antara Maghrib dan Isya’; insyaAllah segala kesusahan dan kepayahannya akan hilang.

As-Sabur (Maha Penyabar): Zikirlah sebanyak 3000x; insyaAllah akan hilanglah penderitaan dan kesusahan yang sedang di hadapi.

Pesanan:

Semasa sakit hingga kini, saya lebih menumpukan kepada amalan-amalan zikir seperti; Ya Allah,Ya Rahmaan, Ya Rahiim, Ya , Ya Awwal, Ya Salaam, Ya Waliy serta beberapa asmaulhusna yang lain. Selain untuk mendekatkan diri kepadaNya dan memohon agar disembuhkan Allah daripada penyakit ini.
Cubalah amalkannya dengan menghirup asma allah ini ke dalam roh anda dan yakin Allah akan makbulkannya.bilangan zikir ini boleh ringankan sebaiknya bilangan ganjil seperti 7,11,21 dan 30 juga boleh yang penting ikhlas dan yakin.dengan bacaan basmallah juga jika yakin orang yang bengis juga boleh ditundukkan dengan izin Allah swt.
(Rujukan: http://ilmu2rahsia.blogspot.com/)

Kisah Gambar-Gambar Nabi dan Rasul

Sahabat melihat gambar-gambar Rasul a.s dari simpanan Heraklius
Imam al-Hakim (penulis kitab al-Mustadrak) mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abdullah ibnu Ishaq al-Baghawi, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnul Aisam al-Baladi, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz ibnu Muslim ibnu Idris, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Idris, dari Syurahbil ibnu Muslim, dari Abu Umamah al-Bahili, dari Hisyam ibnul ‘As al-Umawi r.a yang menceritakan bahawa dia dan seorang lelaki lain diutus untuk menemui Heraklius (Hercules, Raja Romawi) untuk mengajaknya masuk Islam.
“Kami berangkat, dan ketika kami sampai di al-Ghautah (bahagian dari kota Dimasyq / Damsyiq) kami turun istirehat di perkampungan Al-Jabalah ibnul Aiham Al-Ghassani. Lalu kami masuk menemuinya, tiba-tiba kami jumpai dia berada di atas singgahsananya. Dia mengirimkan utusannya kepada kami agar kami berbicara dengannya, tetapi kami mengatakan, “Demi Allah, kami tidak akan berbicara kepada utusan. Sesungguhnya kami diutus hanya untuk menemui raja (kalian). Jika kami diberi izin untuk masuk, maka kami akan berbicara langsung dengannya; dan jika tidak, kami tidak akan berbicara kepada utusan.”
Kemudian utusan Jabalah ibnul Aiham kembali kepadanya dan menceritakan segala sesuatunya kepadanya. Akhirnya kami diberi izin untuk menemuinya, lalu Jabalah berkata, “Berbicaralah kalian.” Maka Hisyam ibnul ‘As berbicara dengannya dan menyerunya untuk memeluk agama Islam.
Ternyata Jabalah memakai pakatan hitam, maka Hisyam bertanya kepadanya, “Pakaian apakah yang engkau kenakan itu?” Jabalah menjawab, “Saya memakainya dan saya telah bersumpah bahawa saya tidak akan menanggalkannya sebelum mengusir kalian dari negeri Syam.”
Kami berkata, “Majlismu ini, demi Allah, akan benar-benar kami rebut dari tangan kekuasaanmu, dan sesungguhnya kami akan merebut kerajaan rajamu yang paling besar, Insya Allah. Perkara ini telah diberitakan kepada kami oleh Nabi kami, iaitu Nabi Muhammad S.a.w.”
Jabalah mengatakan, “Kalian bukanlah mereka, bahkan mereka adalah suatu kaum yang puasa siang harinya dan shalat pada malam harinya, maka bagaimanakah cara puasa kalian?”
Maka kami menceritakan cara puasa kami. Wajah Jabalah menjadi hitam (marah) dan berkata, “Berangkatlah kalian,” dan dia menyertakan seorang utusan bersama kami untuk menghadap kepada Kaisar  (raja) Romawi.
Kalifah & Unta

Kami berangkat, dan ketika kami sudah dekat dengan ibu kota, berkatalah orang yang bersama kami, “Sesungguhnya haiwan kenderaan kalian ini dilarang memasuki ibu kota kerajaan. Jika kalian suka, maka kami akan membawa kalian dengan kenderaan kuda dan baghal.” Kami menjawab, “Demi Allah, kami tidak akan masuk melainkan dengan memakai kenderaan ini.”

Kemudian orang yang bersama kami itu mengirimkan utusan-nya kepada kaisar untuk menyampaikan bahawa para utusan kaum Muslim menolak peraturan tersebut. Akhirnya Raja Romawi memerintahkan kepada utusan itu untuk membawa kami masuk dengan kenderaan yang kami bawa.
Kami masuk ke dalam ibu kota dengan menyandang pedang-pedang kami, hingga sampailah kami pada salah satu bangunan milik Kaisar. Lalu kami istirehatkan unta kenderaan kami pada bahagian bawahnya, sedangkan Raja Romawi memandang kami.
Lalu kami ucapkan, “Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.” Allah-lah yang mengetahui, kerana sesungguhnya bangunan itu mendadak menjadi bergegar seperti pohon kurma yang tertiup angin besar. Lalu raja mengirimkan utusan-nya kepada kami untuk menyampaikan, “Kalian tidak usah menggembar-gemburkan agama kalian kepada kami.” Dan raja mengirimkan lagi utusan-nya untuk menyampaikan, “Silakan kalian masuk.”
Maka kami masuk menghadapnya, sedangkan dia berada di atas singgahsananya, di hadapan para paderi Romawi. Segala sesuatu yang ada di majlisnya berwarna merah, raja sendiri memakai baju merah, dan segala sesuatu yang ada di sekitarnya semuanya berwarna merah.
Lalu kami mendekat kepadanya. Dia tertawa, lalu berkata, “Bagaimanakah menurut kalian jika kalian datang menghadap kepadaku dengan mengucapkan kalimat salam penghormatan yang berlaku di antara sesama kalian? Tiba-tiba di sisinya terdapat seorang lelaki yang fasih berbicara Arab lagi banyak bicara.
Maka kami menjawab, “Sesungguhnya salam penghormatan kami di antara sesama kami tidak halal bagimu, dan salam penghormatan kamu yang biasa kamu pakai tidak halal pula bagi kami memakainya.” Raja menjawab, “Bagaimanakah ucapan salam penghormatan kalian di antara sesama kalian?” Kami menjawab, “Assalamu ‘alaika.” Raja bertanya,”Bagaimanakah caranya kalian mengucapkan salam penghormatan kepada raja kalian?” Kami menjawab, “Sama dengan kalimat itu.” Raja bertanya, “Bagaimanakah kalian mendapat jawabannya?” Kami menjawab, “kalimat yang sama.”
Raja bertanya, “Kalimat apakah yang paling besar dalam ucapan kalian?” Kami menjawab, “Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar!” Ketika kami mengucapkan kalimah itu, hanya Allah-lah yang lebih mengetahui,tiba-tiba bangunan istana itu bergegar sehingga si raja mengangkat kepalanya memandang ke atas bangunan itu.
Raja berkata, “Kalimat yang baru saja kalian ucapkan membuat bangunan ini bergegar. Apakah setiap kali kalian mengucapkannya di dalam rumah kalian, lalu bilik-bilik kalian bergegar kerananya?” Kami menjawab, “Tidak, kami belum pernah melihat peristiwa ini kecuali hanya di tempatmu sekarang ini?”
Raja berkata, “Sesungguhnya aku mengharapkan seandainya saja setiap kali kalian mengucapkan segala sesuatu bergegar atas kalian. Dan sesungguhnya aku rela mengeluarkan separuh dari kerajaanku?” Kami bertanya, “Mengapa?” Dia menjawab, “Kerana sesungguhnya perkara itu lebih mudah dan lebih layak untuk dikatakan bukan merupakan perkara kenabian, dan bahawa perkara tersebut hanyalah terjadi semata-mata kerana perbuatan manusia.”
Kemudian raja menanyai kami tentang tujuan kami, lalu kami menceritakan perkara itu kepadanya. Setelah itu raja bertanya, “Bagaimanakah shalat dan puasa kalian?” Kami menceritakan perkara itu kepadanya, lalu raja berkata. “Bangkitlah kalian.” Kemudian dia memerintahkan agar menyediakan rumah yang baik dan tempat peristirehatan yang cukup buat kami, dan kami tinggal di sana selama tiga hari.
Pada suatu malam raja mengirimkan utusannya kepada kami, lalu kami masuk menemui raja, dan dia meminta agar kami mengulangi ucapan kami, maka kami mengulanginya.Sesudah itu dia memerintahkan agar dibawakan sesuatu yang berbentuk seperti kota yang cukup besar, dibuat dari emas. Di dalamnya terdapat rumah-rumah kecil yang masing-masingnya berpintu.
Raja membuka sebuah rumah dan membuka kuncinya, lalu mengeluarkan (dari dalamnya) selembar kain sutera hitam. Ketika kami membuka kain sutera itu, tiba-tiba padanya terdapat gambar merah, dan pada gambar yang merah itu terdapat gambar seorang lelaki yang bermata besar, lagi bahagian bawahnya besar, saya belum pernah melihat leher sepanjang yang dimilikinya. Ternyata lelaki itu tidak berjanggut, dan ternyata pada rambutnya terdapat dua tocang rambut yang paling indah di antara semua makhluk Allah. Lalu raja berkata, “Tahukah kalian gambar siapakah ini?” Kami menjawab, “Tidak.” Dia berkata, “Ini adalah gambar Adam a.s.” Ternyata Nabi Adam a.s. adalah orang yang sangat lebat rambutnya.
adam
Kemudian raja membuka rumah yang lain, lalu mengeluarkan kain sutera berwarna hitam darinya. Tiba-tiba di dalamnya terdapat gambar orang yang berkulit putih, memiliki rambut yang kerinting, kedua matanya merah, berkepala besar, dan sangat bagus janggutnya. Lalu raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak.” Raja berkata, “Dia adalah Nuh a.s.”
Kemudian dia membuka pintu yang lain dan mengeluarkan kain sutera hitam lainnya, tiba-tiba di dalamnya terdapat gambar seorang lelaki yang sangat putih, kedua matanya sangat indah, keningnya lebar, dan pipinya panjang (lonjong), sedangkan janggutnya berwarna putih, seakan-akan gambar lelaki itu tersenyum. Lalu raja bertanya, “Tahukah kalian, siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak.” Dia berkata, “Orang ini adalah Ibrahim a.s.”
Lalu raja membuka pintu yang lain (dan mengeluarkan kain sutera hitam) tiba-tiba padanya terdapat gambar orang yang putih, dan tiba-tiba – demi Allah – dia adalahRasulullah S.a.w sendiri. Raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Ya. Orang ini adalah Muhammad, utusan Allah S.w.t.” Kami menangis, dan raja bangkit berdiri sejenak, kemudian duduk lagi, lalu bertanya, “Demi Allah, benarkah gambar ini adalah dia (Nabi S.a.w)?” Kami menjawab, “Ya, sesungguhnya gambar ini adalah gambar dia, seakan-akan engkau sedang memandang kepadanya.”
Raja memegang kain sutera itu sebentar seraya memandangnya, lalu berkata, “Ingatlah, sesungguhnya rumah ini adalah rumah yang terakhir, tetapi sengaja saya segerakan buat kalian untuk melihat apa yang ada pada kalian.”
Kemudian raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan kain sutera hitam darinya, tiba-tiba padanya terdapat gambar seseorang yang hitam manis, dia adalah seorang lelaki yang berambut kerinting dengan mata yang agak cekung, tetapi pandangannya tajam, wajahnya murung, giginya bertumpang tindih, bibirnya dicebikkan seakan-akan sedang dalam keadaan marah. Raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak tahu.” Raja berkata, “Dia adalah Musa a.s.” Sedangkan di sebelahnya terdapat gambar seseorang yang mirip dengan-nya, hanya rambutnya berminyak, dahinya lebar, dan kedua matanya kelihatan agak juling. Raja itu bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak tahu.” Raja berkata, “Orang ini adalah Harun ibnu Imran a.s.”
Lalu raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan kain sutera putih dari dalamnya. Ternyata di dalamnya terdapat gambar seorang lelaki hitam manis, tingginya pertengahan, dadanya bidang, dan seakan-akan sedang marah. Lalu si raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak.” Dia menjawab bahawa orang tersebut adalah Lut a.s.
Kemudian raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan kain sutera berwarna putih, tiba-tiba padanya terdapat gambar seorang lelaki yang kulitnya putih kemerah-merahan dengan pinggang yang kecil dan memiliki wajah yang tampan. Lalu si raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak.” Raja berkata, “Dia adalah Ishaq a.s.”
perang badar
Kemudian raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan kain sutera putih darinya, dan ternyata di dalamnya terdapat gambar seseorang yang mirip dengan Ishaq, hanya saja pada bibirnya terdapat tahi lalat. Raja bertanya, “Tahukah kalian, siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak tahu.” Raja berkata, “Orang ini adalah Ya’qub a.s.”
Lalu raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan darinya kain sutera yang berwarna hitam, di dalamnya terdapat gambar seorang lelaki berkulit putih, berwajah tampan, berhidung mancung dengan tinggi yang cukup baik, pada wajahnya terpancar nur (cahaya), dan terbaca dari wajahnya petanda khusyu’ dengan kulit yang putih kemerah-merahan. Raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak tahu.” Raja berkata.”Orang ini adalah moyang nabi kalian, iaitu Nabi Ismail a.s.”
Kemudian raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan darinya kain sutera putih, dan ternyata di dalamnya terdapat gambar seorang lelaki yang mirip dengan Nabi Adam, hanya wajahnya bercahaya seperti mentari. Raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak tahu.” Raja berkata, “Orang ini ialah Yusuf a.s.”
Kemudian raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan darinya kain sutera putih, tiba-tiba di dalamnya terdapat gambar seorang lelaki yang berkulit merah, kedua betisnya kecil, dan matanya rabun, sedangkan perutnya besar dan tingginya sedang, seraya menyandang pedang. Raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak.” Raja berkata, “Orang ini adalah Daud a.s.”
Lalu raja membuka pintu yang lain dan mengeluarkan darinya kain sutera putih, tiba-tiba di dalamnya terdapat gambar seorang lelaki yang bahagian bawahnya besar, kedua kakinya agak panjang seraya mengendarai kuda. Lalu raja bertanya, “Tahukah kalian, siapakah orang ini?” Kami menjawab, “Tidak.” Raja berkata, “Orang ini adalah Sulaiman ibnu Daud a.s.”
Kemudian raja membuka pintu yang lain, lalu mengeluarkan kain sutera hitam darinya, pada kain sutera itu terdapat gambar orang yang berpakaian putih, dan ternyata dia adalah seorang pemuda yang janggutnya berwarna hitam pekat, berambut lebat, kedua matanya indah, dan wajahnya tampan. Raja bertanya, “Tahukah kalian siapakah orang ini?” Kami menjawab. “Tidak.” Raja berkata, “Orang ini adalah Isa ibnu Maryam a.s.”
Nabi Musa as
Kami bertanya, “Dari manakah kamu mendapatkan gambar-gambar ini? Kerana kami mengetahui bahawa gambar-gambar tersebut sesuai dengan gambar nabi-nabi yang dimaksudkan, mengingat kami melihat gambar nabi kami sama seperti yang tertera padanya.”
Raja menjawab, “Sesungguhnya Adam a.s pernah memohon kepada Tuhannya agar Dia memperlihatkan kepadanya para nabi dari keturunannya, maka Allah menurunkan kepadanya gambar-gambar mereka. Gambar-gambar tersebut berada di dalam perbendaharaan Nabi Adam a.s. yang terletak di tempat tenggelamnya matahari. Kemudian dikeluarkan oleh Zul-Qarnain dari tempat penyimpanannya di tempat tenggelamnya matahari, lalu Zul-Qarnain menyerahkannya kepada Nabi Danial a.s.”
Kemudian raja berkata, “Ingatlah, demi Allah, sesungguhnya peribadiku suka bila keluar dari kerajaanku, dan sesungguhnya aku nanti akan menjadi orang yang memiliki kerajaan yang paling kecil di antara kalian hingga aku mati.”
Lalu raja memberikan kami hadiah dan ternyata hadiah yang diberikan-nya sangat baik, lalu dia melepas kami pulang. Ketika kami sampai pada Khalifah Abu Bakar As-Siddiq r.a, kami ceritakan kepadanya semua yang telah kami lihat, demikian pula perkataan raja serta hadiah yang diberikannya kepada kami. Maka Abu Bakar menangis dan berkata, “Kasihan dia. Seandainya Allah menghendaki kebaikan baginya, nescaya dia melakukannya (masuk Islam).”
Kemudian Abu Bakar As-Siddiq berkata, “Telah menceritakan kepada kami Rasulullah S.a.w, bahawa mereka (orang-orang Nasrani) dan orang-orang Yahudi menjumpai sifat Nabi Muhammad S.a.w pada kitab yang ada pada mereka.”
Perkara yang sama telah diketengahkan oleh Al-Hafidz Abu Bakar Al-Baihaqi dalam kitab Dalaailun Nubuwwah, dari Al-Hakim secara ijazah, lalu dia menuturkan kisah tersebut, sanad dari kisah ini tidak ada celanya.
Sahabat melihat gambar Nabi Muhammad S.a.w bersama Abu Bakr r.a
Al-Hafiz Abul Qasim at-Thabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Harun, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Idris ibnu Warraq ibnul Humaidi, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Umar ibnu Ibrahim (salah seorang anak lelaki Jubair ibnu Mut’im) yang mengatakan bahawa telah menceritakan kepadaku Ummu Usman, anak perempuan Sa’id (iaitu nenekku). Dari ayahnya (Sa’id ibnu Muhammad ibnu Jubair), dari ayahnya (Muhammad ibnu Jubair ibnu Mut’im) yang menceritakan, “Pada suatu hari dia berangkat menuju negeri Syam untuk berniaga. Ketika sampai di dataran rendah negeri Syam,saya ditemui oleh seorang lelaki dari kalangan Ahli Kitab. Lelaki Ahli Kitab itu berkata, “Apakah di kalangan kalian terdapat seorang lelaki yang menjadi nabi?” Saya menjawab, “Ya.” Dia bertanya, “Apakah engkau mengenalnya jika aku perlihatkan gambarnya kepadamu?” Saya menjawab, “Ya. Lalu dia memasukkanku ke dalam sebuah rumah yang di dalamnya banyak terdapat gambar, tetapi saya tidak melihat gambar Nabi S.a.w.
th
Ketika kami dalam keadaan demikian, tiba-tiba masuklah seorang lelaki, lalu bertanya, “Sedang buat apakah kalian?” Maka kami ceritakan kepadanya perihal urusan kami. Lalu lelaki yang baru datang ini mengajak kami ke rumahnya. Ketika saya memasuki rumahnya, saya melihat gambar Nabi S.a.w, dan ternyata dalam gambar itu terdapat gambar seorang lelaki yang sedang memegang tumit Nabi S.a.w. Saya bertanya, “Siapakah lelaki yang sedang memegang tumitnya?” Dia menjawab, “Sesungguhnya tidak ada seorang nabi pun melainkan sesudahnya ada nabi yang lain. Kecuali nabi ini, kerana sesungguhnya tidak ada nabi lagi sesudahnya, dan lelaki yang memegang tumitnya ini adalah khalifah sesudahnya.” Dan ternyata gambar lelaki itu sama dengan Abu Bakar r.a.”
[Imam Ibnu Katsir – Tafsir Ibnu Katsir , Surah al-A’raaf : ayat 157]
Wallahu a’lam.
(Rujukan: http://unikversiti.blogspot.com/)

Kempen Membela Kuda

Artikel di bawah adalah atas ehsan http://bukandoktorveterinar.blogspot.com/. Marilah kita menghidupkan sunnah Rasullullah SAW di samping mempersediakan diri dan keluarga kita menghadapi ‘perang’ akhir zaman. InsyaAllah.
Kuda Dalam Pemerintahan Khalifah Omar Al-Khattab.
Perkembangan Dunia Islam dibawah pemerintahan Khalifah Omar telah membuka era baru dalam dunia kuda atau equestrian, dimana banyak taktik baru dipelajari dalam peperangan berkuda dan begitu juga kuda-kuda Arab dari berbagai negara dibiakkan melalui ‘cross breed’ saperti kuda dari Iran, Turkey, Rome, Greek dan lain-lain.


Tariq Al-Ziad Menawan Sepanyol
Atas arahan Rasulullullah saw, orang-orang Arab Beduin mula menternak dan membiak kuda-kuda Arab baka baik dan pernah ahli sejarah Abnu Khallikan menyatakan dalam Kitabnya bahawa” Tariq bin Ziad telah membawa 12,000 pasukan berkuda dari Morrocco dan Tunisia ( Kuda Barb ) bersama 12 ekor kuda Arab. Itulah pertama kali Kuda Arab telah dibawa masuk dan diasilmilasikan atau integrasi dengan kuda-kuda Inggeris. Yang seterusnya mencetuskan kuda pembikinan manusia yang masyhur pada hari ini iaitu ‘thoroughbred’

Tanda Ibu jari Rasullullah saw dileher
Kuda Arab….
Dizaman Rasullullah saw Kuda Arab tidak pernah dijual kepada orang-orang luar, Kuda Arab hanya berada di Arabia dan tidak pernah keluar dari tanah Arab. Di leher Kuda Arab asli ‘pure breed’ terdapat tanda dileher kuda, dimana baka kuda tersebut dikatakan telah dipegang oleh Rasulllulah saw hingga meninggalkan tanda ibu jari dilehernya.Jika anda benar-benar memiliki Kuda Arab, cuba perhatikan tanda tersebut.Kuda Arab yang dijual dinegara-negara Europah atau Australia hari ini, dikatakan bukanlah ‘ original’ dari bumi Arab.Tetapi mereka mengekalkan identitinya sebagai ‘Baka Arab’ ! Wallahhuallam.
Kuda Dalam Al-Quran
Kuda dalam bahasa Arab disebut sebagai ‘faras’, kuda jantan ‘fahl’ atau pada umumnya disebut juga sebagai al-khayl. Didalam al–Quran perkataan ‘kuda’ disebut sebanyak 5 kali.

Dalam Surah 79 dan Surah 100 disebut al-naziat, al-adiyat dimaksudkan sebagai ‘kuda’
sementara Surah 37 al-saffat, Surah 51 al-dhariyat dan Surah 77 al-mursalat dimaksudkan kepada kuda.
Dalam Al-Quran dinyatakan bahawa.
” Dan ( Dia Mencipta) kuda dan keldai untuk kamu tunggang as zinat” Surah 16: 8
Perkataan Arab zinat ertinya kesukaan dan kebaikan yang dimaksudkan sebagai kuda dan keldai diciptakan bukan sahaja untuk dinaiki, tunggang tetapi juga untuk dibiakkan dan membuat pertandingan. ( bukan perjudian) Mengikut catitan dari buku kuda ” Fadl al-khayl” karangan al-Dimyati menyatakan bahawa Rasullullah saw memberi keizinan untuk mengadakan pertandingan perlumbaan unta dan kuda bersama anak panah ( khuff, hafir, nasl) Tetapi mengikut tradisi suku kaum arab, perlumbaan kuda adalah lumrah dikalangan suku kaum arab dipergunungan..Mengikut “Hidayat al-fursan fi shi’ar al-shujan oleh Ibn Hudhayl menyatakan bahawa Islam melarang perjudian ( maisar) tetapi tidak menghalang pertandingan memanah (nasal), lumba lari ( qadam) and lumba kuda (hafir).Mengikut kitab al-Sarj karangan Abu Ubaidah dan Kitan al-Al-khayl karangan Asma’i banyak menceritakan tentang pertandingan lumba kuda dikalangan suku kaum Arab, baik sebelum kedatangan Islam dan juga diwaktu pemerintahan Islam dizaman Rasullullah saw, kemudian dizaman sahabat, zaman khalifah, zaman pemerintahan Bani Umayah dan Bani Abbasiah.
Dalam Kitab “Hidayah” juga dinyatakan 4 jenis kuda yang terdapat dikalangan suku kaum Arab diwaktu itu ialah:-
Birzaun or Burzun ( kuda berat dari luar negara )
Atiq ( Kuda Arab baka pertama )
Hain ( Kuda kacukan, jantan luar, ibu Arab )
Separuh Arab ( bapa arab, ibu dari luar )Khalifah Harun al-Rashid

Penaklukan Palestin
Khalifah Harun Al Rashid adalah seorang pemimpin yang terkenal dikalangan negara-negara Arab kerana kemasyhurannya menakluk dan membebaskan negara Palestin dari penjajahan Barat dan Yahudi. Baginda sendiri telah mengadakan beberapa pertandingan lumba kuda.Kuda baginda bernama – Mushammir pernah memenangi tempat pertama dan tempat kedua dimenangi oleh anaknya.Pernah satu ketika bila kuda baginda memenangi tempat pertama, baginda memanggil ahli syair terkenal, Asma’i untuk menulis satu puisi khas tentang kuda yang akhirnya disiapkan penuh dengan ciri-ciri kwistimewaan kuda.Sejak dari zaman Rasullullah saw hinggalah sekarang para pemimpin Arab menjadikan kuda sebagai satu hobi mereka untuk berbagai tujuan. Kini para Sheikh dari Bahrain dan Dubai adalah penaja utama perlumbaan kuda di negara teluk.

Ciri-Ciri Kuda Yang Dikehendaki ialah:
Mengikut Kitab Asma’i, ciri-ciri kuda adalah saperti berikut:-
Thoroughbred perut yang tinggi (batn), belakang pendek (zahr), kaki panjang (tul al wazifatain fil rijlain) dan qasral wazifatatayn fil yadain).Lain-lain ciri yang dikehendaki ialah tanda putih didahi (ghurar atau blaze), stoking dikaki ( tahjil) atau tanda putih dikuku kaki.Bentuk badan yang menarik al-a-ali , al-safill, al muqaddim, al muaakhir, .Bila menunggang, mestilah kelihatan kemas (thubat) dan tali untuk berlari adalah kemas ( taswiyat al inan)Bangsa Turki terkenal dengan kemahiran menunggang kuda sambil memanah atau membawa berbagai jenis senjata dengan sempurna.

Pandanga Empat mazhab Imam
Imam Abu Hanifa dan Iman Shafie menyatakan bahawa lumba kuda tidaklah haram.
Imam Malik dan Imam Ahmed hanbali menyatakan tidak menggalakkan pertandingan unta atau keldai dan beranggapan hanya kuda boleh dipertandingkan dalam perlumbaan.

Kuda Arab, Kuda Rasulullah SAW
Kuda adalah sejenis binatang yang amat dihormati didalam Islam. Malah didalam Kitab Al-Quran dan hadith banyak dibicarakan tentang kuda.Kalau disebut sejarah kuda, sudah pasti kita tidak akan terlepas dengan sanjungan dan kemuliaan terhadap ‘Kuda Arab’. Kuda Arab adalah satu spesis kuda yang terbaik didunia dengan mempunyai ciri-ciri kecantikan dan keunikannya tersendiri,
Keunikan kuda arab antaranya ialah:
1.Kuda terpantas
2. Tahan lasak dengan cuaca panas dan sejuk
3. Handal dalam enduran
4. Cekap dan bijak.
Tidak hairanlah kuda Arab menjadi kegilaan setiap kaki kuda. Kuda dan manusia tidak dapat dipisahkan. Sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw, kuda sudah pun berada dibumi dan dipelihara oleh setiap manusia dimerata dunia.
Nabi Ismail sebagai tradisi orang Arab pernah menunggang kuda.
Nabi Sualiman as telah mewarisi lebih dari 1000 ekor kuda dari Nabi Daud as. Pernah dalam sejarah dikatakan bahawa satu suku kaum yang dinamakan Azad pernah mengunjungi Nabi Sulaiman dan meminta sesuatu hadiah dari baginda, lalu baginda menghadiahkan seekor kuda.

Tetapi dengan kedatangan Islam yang dipimpinan oleh Rasulullah saw, kita dapat melihat betapa hebatnya pengaruh kuda dikalangan orang Arab malah, para kakikuda yang masyhur diseluruh dunia memperakui bahawa Rasulullah saw dan sahabat-sahabatnya adalah pelopor utama dalam penubuhan Tentera Islam Berkuda atau dikenali dalam bahasa Inggeris sebagai ‘Cavalry’Rasullullah saw memerhatikan bahawa pada peperangan Uhud, tentera Islam mempunyai hanya 2 ekor kuda. Sebaik sahaja selepas peperangan baginda terus berusaha sekuat tenaga bersama-sama para sahabat untuk membentuk pasukan berkuda dengan memelihara dan membiak baka kuda terbaik ditanah Arab iaitu ‘Kuda Asli Arab’.Dalam masa yang singkat sahaja, kita perhatikan bahawa kuda merupakan aset yang paling penting dan berharga dalam mempertahan dan mengembangkan kedaulatan Islam dibumi Arab.Baginda, Rasullullah saw sendiri telah menyeru umat Islam supaya berusaha mengembang dan membiakkan kuda demi untuk membangun dan mempertahan Islam dari ancaman musuh. Dalam keadaan muka bumi yang tandus, kering kuntang, gurun, bukit bukau dan padang pasir yang begitu luas. Kuda merupakan satu kenderaan yang amat penting pada tamadun Arab.Mulai dari detik peperangan pertama itulah memberi lambaran baru bagi umat Islam supaya memelihara dan membiakan baka kuda yang paling baik .Sebab utama ialah untuk mempertahankan kesucian agama Islam yang sentiasa terancam oleh musuh-musuh disekeliling termasuklah ancaman dari kerajaan kuno Romawi, Greek, Berzentin, Persia dan lain-lain.Oleh itu tidak hairanlah Nabi Muhammad saw sendiri telah mengambil inisitif untuk membiak, mengembang, melatih kuda-kuda yang baik untuk meneruskan dan menegakkan panji-panji Islam dibumi Arab.Untuk menguatkan keyakinan terhadap pemeliharaan kuda, Rasullullah saw sendiri telah menganjurkan berbagai pertunjukan dan pertandingan kuda di Madinah.

Hadith-hadith Tentang Kuda.
DiRiwayat oleh Ibn Banin bahawa Rasullullah saw mengajurkan pertandingan lumba kuda dimana yang pertama diberi hadiah ‘sabiq’ tiga, ‘musalli dua, tiga satu kuda, keempat satu dinar, kelima satu dirham, yang ke6 satu qasabah.
Rasullullah bersabda
” Sesungguhnya Berkat Allah kepada kamu yang memang ‘sabiq’ dan yang kalah ‘fiskil’.
Al-Baladhuri menyatakan:
Aku telah diberitahu oleh Muhammad bin Sad al-Waqidi, Sulaiman bin al-Harith, az-Zubayr bin al-mundhir bin Abi Usayd, yang berkata: ” Abu Usayd as-Saidi telah bertanding menunggang kuda Rasulullah saw yang bernama, Lizaz dan baginda memberi hadiah Jubah Yamen.”Abu Hassan Ahmed bin Yahya bin Jabir al-Baladhuri, Ibn Sad al-Waqidi, Abd al Muhayamin bin Abbas bin Sahl bin Sad, bapanya ( Abbas), datuknya Sahl, beliau berkata,” Satu ketika Rasullullah saw mengadakan pertandingan lumba kuda, aku menunggang kuda baginda bernama az-Zarib. Baginda memberi aku serban Yamen.”
Mengikut riwayat Dar Qutni
Sanjah adalah kuda Rasullullah saw yang sering ditunggangi baginda. Satu ketika kuda ini telah menang dalam pertandingan dan Rasullullah saw begitu gembira.”Kuda pertama dimiliki oleh Rasulullah saw bernama ‘As-Sakaf’ yang dibeli baginda dari suku kaum Fezara. Baginda menunggang kuda ini dalam peperangan Uhud.Baginda Rasullullah saw juga memilki seekor lagi kuda yang bernama Sabaha dan pernah memasuki pertandingan dan menang dalam pertandingan tersebut. Baginda begitu gembira.Kuda ketiga yang dimiliki oleh Rasullullah saw bernama al-Murtajis.
Pertandingan Kuda
Ibnu Umar menyatakan bahawa, Rasullullah saw sering menganjurkan pertandingan lumba kuda dan baginda memberi hadiah kepada pemenang. Semua ini dilakukan oleh baginda untuk mengembang sukan berkuda, melatih kepintaran berkuda serta kesihatan tubuh badan.Iman Ahmad bin Hanbali telah meriyawatkan dalam kitabnya “Masnad’ dimana Anas telah ditanya ” Adakah Rasulullah saw memasuki pertandingan kuda ?” Anas menjawan “Ya””Demi Allah, baginda berlumba dengan kudaNya bernama Subbah. Kuda tersebut memenangi perlumbaan dan baginda amat gembira.” Hadith Bukhari diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar.Rasullullah saw mengadakan pertandingan kuda dari Ath-Thaniya sehingga Masjid Banu Zurayk. Abdullah bin Umar juga menyatakan bahawa beliau juga menyertai pertandingan tersebut.

Jarak Pertandingan
Rasullah saw tidak melarang pertandingan lumba kuda, malah baginda sendiri memberi nasihat aturcara pertandingan, antaranya baginda pernah menganjurkan perlumbaan kuda di Madinah diantara:-
Dari Hafiya ke Thaniyyat al-Wada ( 60 ghalwa = 5 hingga 6 batu ) untuk kuda dewasa
Dari Thaniyyat al-Wada ke Banu Zurayk ( 10 ghalwa = 1 batu ) untuk kuda muda.
Banginda sendiri menyertai pertandingan tersebut dimana kuda baginda pernah memenangi pertandingan beberapa kali.Rasullullah saw amat gemar menunggang kuda dan mengalakkan pertandingan lumba kuda.
Berikut adalah beberapa keratan tentang minat bagida Rasullah saw terhadap kuda, antaranya:-
” Terdapat banyak keberkatan dalam pemeliharaan kuda” ( Kitab Masnab)
” Belajarlah memanah dan menunggang kuda” ( Hadith Muslim)
Ciri-Ciri Kuda Istimewa Yang Di Gemari Rasullahullah saw
Kuda hitam, terdapat jalur putih di kepala dan mempunyai warna putih di bibir bahagian atas.
SISTEM PENGURUSAN KUDA
a.Mengikut Kumpulan-kumpulan Tertentu
b.Berdasarkan Umur Kuda
Dalam memelihara kuda beberapa aspek penting mengenai pengurusan perlu diberiperhatian seperti stable, sarap, penjagaan kaki, latihan, peralatan kuda dan sebagainya.
Stable
Merupakan kandang kuda yang dibina dengan ciri-ciri keselamatan seperti permukaanlantai yang kasar, dinding dan pintu stabel yang kukuh, dan pengudaraan yang baik.
Saiz stabel yang sesuai adalah 3.0 m x 3.0 m (10′ x 10′) untuk kuda poni, 3.6 m x 3.0 m (12′ x 10′) untuk kuda sederhana besar dan 3.6 m x 3.6 m (12′ x 12′) untuk kuda besar dan stabeldibersihkan setiap hari.

Kerja-kerja di setiap waktu pagi dan petang..

1.Kuda dibawa berjalan-jalan
2.kuda dibiarkan Exercise bersendirian
3.Lunging kuda di dalam arena
4.melatihkan kuda (Latihan dibuat di dalam arena seluas 50m X 20m)



Latihan kuda
Kuda perlu dilatih seperti lungeing, gallop dan canter sekurang – kurang enam hari dalam seminggu. Latihan perlu bagi memastikan kuda berada dalam keadaan bersedia bagi tugas tertentu dan tidak terkejut untuk melakukan sesuatu tugas selain melancarkan darah serta mengurangkan risiko penyakit.
Teknik latihan kuda adalah berbeza mengikut fungsi atau kegunaan kuda seperti latihan asas menunggang, show jumping, dressage, endurance, lumba, polo dan sebagainya.

Persiapan Sebelum Latihan

-Semak Rekod Kesihatan
-Pasang ladam
-Kuda Sihat
-Kuda Cergas

Sarap (bedding)

Sarap (ketaman papan/jerami) perlu disediakan dalam stable dalam ketebalan enam inci untuk keselesaan, menyerap kelembapan dan urin, di samping mengelak kecederaan apabila duduk atau baring di dalam stabel. Sarap mesti dibersihkan, digemburkan setiap hari dan perlu diganti sekali atau dua kali seminggu bergantung kepada keadaan sarap.

a) Tugas-tugas di stable

Mucking out & Bedding down
-Membuang tinja dan bekas abuk papan yang basah di tempat kuda kencing

-Membuang kekotoran pada abuk papan

-Tukar abuk papan… dan gantikan dengan yang baru… abuk papan di letakan menutupi lantai stable setebal 6” – 8”

Peralatan

1.Shovel

2.Beg plastik

3.Pencakar

Cara Melaksanakan Kerja

1.Keluarkan kuda dari stable

2.Di larang membuat bising

3.Ikatkan kuda

4.Dekati dengan cara yang betul

Tujuan Bedding

1.Permukaan yang lembut dan selesa

2.Persekitaran yang kering dan selesa

3.Menyerap bau-bau busuk

4.Mengekalkan kebersihan kuda

Jenis-Jenis

1.Jerami

2.Abuk papan

3.Pasir

b.Mendandan Kuda

Merapi Kuda (grooming)

Perapian kuda sangat penting dalam menentukan tahap kesihatan serta kualiti kuda dan perlu dilakukan sekurang-kurangnya sekali sehari. Perapian bertujuan untukmembersihkan badan dari kekotoran, mengelakkan jangkitan penyakit kulit, mengesansebarang luka, bertindak sebagai urutan (massage) untuk melancarkan peredaran darah serta pergerakan otot.
Malah yang lebih penting ia mengeratkan hubungan antara manusia dengan kuda danakan kelihatan lebih menarik dengan bulu yang berkilat apabila didandan setiap hari.

1.Membuang Kekotoran

2.Membantu mengilapkan bulu

3.Membuat urutan

4.Sekali gus dapat lah mengesan keadaan kuda dan mengesan luka pada kuda
5. Memeriksa kaki kuda

Peralatan

Hoof pick

Dandy brush

Body brush

Curry comb

Mane comb

Penjagaan kaki dan kuku
Kaki kuda memainkan peranan penting kerana kekuatan seekor kuda bergantung pada kakinya justeru sebarang kecederaan perlu dielakkan.
Tapak kaki hendaklah dibersihkan dengan hoof pick manakala kuku kuda perlu disapuminyak kuku (hoof oil) setiap hari iaitu sebelum menunggang dan selepas atau setiapkali selepas kuda dimandikan bagi mengelakkan kuku kering dan merekah.
Ladam pula perlu ditukar setiap enam minggu atau sebulan sekali untuk memastikankedudukan kuku kuda itu betul dan menghindar dari tumbuh panjang dan tidak seimbang sekali gus menjejaskan pergerakan kuda.
c. Memandikan Kuda

Kuda perlu dimandikan apabila setiap kali selepas latihan atau ketika cuaca yang panas dan jika keadaan kuda yang kotor.

1.Ikatkan kuda
2.Basahkan kuda
3.Buangkan kekotoran
4.Shampoo
5.Keringkan

d. Bersihkan bekas makanan dan minuman kuda tersebut..

e. Memberikan makanan dan minuman kepada kuda secukupnya

 

Makanan asas kuda terdiri dari chaff, bran, Pelet kuda(horse cube), hay dan PKE (palm kernel extract) bagi kuda yang tidak menjalankan latihan. Manakala makanantambahan terdiri dari elektrolit dan blok garam mineral.

Rumput segar yang sesuai ialah rumput kerbau dan rumput gajah. Makanan diperlukan sebanyak 2.5 peratus daripada berat badan kuda sehari.

1.Air bersih perlu ada setiap masa

2.Tetapkan masa pemberian makanan

3.Beri makanan yang bersih dan berkualiti-cukup kandungan zat yang diperlukan

4.Jangan simpan makanan terlalu lama
5.Beri makanan basah “succulent feed””

6.Beri makananyang mengandungi serat

7.Beri ikut berat dan kondisi badan
8.Sebarang perubahan makanan dibuat secara beransur

f.Kesihatan dan penyakit
Kuda merupakan haiwan yang mahal, justeru itu kematian kuda akan mengakibatkankerugian berpuluh ribu ringgit.
Antara masalah kesihatan dan penyakit yang perlu dikawal adalah kolik iaitu kegagalan membuang air besar yang boleh menyebabkan kematian.
Simptom masalah ini adalah kuda tiada selera makan, mengais, menendang, menggigit perut, berpeluh dan restless.
Rawatan: peringkat awal memimpin kuda supaya sentiasa berjalan dan menggalakkankuda meragut rumput segar bagi merangsang pengeluaran tinja.
Jika tidak beri suntikan Flunixin atau Cobaphos, Stress Vit, dan memasukkan Liquidparafin dan Fluids ke dalam badan kuda.
Tempang juga merupakan masalah kesihatan di bahagian kaki kuda, pergerakan kudayang tidak selesa kesan daripada rasa sakit boleh dirawat dengan memberi Butalonegranules, suntikan Flunixin dan rehatkan kuda sehingga sihat. Kurap boleh dikesanapabila kuda menggigit kulit dan menggaru pada dinding stabel.
Rawatan: Mandikan kuda menggunakan campuran hibiscrub dan povidone iodine,sapukan krim topikal seperti beavate dan beriantihistamine.
Pembiakan
Dalam membiakkan kuda, pemilihan baka adalah sangat penting bagi mendapatkanprogeni yang berprestasi tinggi dari segi konformasi yang baik, kekuatan fizikal dan daya ketahanan pada penyakit.
Pembiakan kuda tidak bermusim dan tempoh bunting adalah antara 300 hingga 365hari.
Pembiakan boleh dijalankan secara pengawanan semulajadi atau pemanian beradas.
Pusingan Pembiakan-selama 21 hari, dengan tempuh berahi 5 – 6 hari. Peringkat 24- 43 jam proses ovulasi berlaku.

Kilang Pituitari keluarkan FSH sebabkan Follicle matang. LH memecahkan Follicle dan telur dikeluarkan. Corpus Luteum keluarkan Hormon Progestron untuk persenyawaan.
Sebab Ketidaksuburan Kuda Betina
1.Penyakit
2.Kecacatan Struktur Pukas (Vulva)
3.Ketidak seimbangan Hormon
4.Faktor Pemakanan
5.Masaalah Psikologi
Melakukan Pembiakan Tabee
Kawasan yang sunyi dan selamat
Buat persediaan pada kuda betina
Laksanakan pembiakan tabee
Pembiakan Pemanian Beradas
1.Kurangkan risiko jangkitan penyakit
2.Cara yang rumit
3.Pengesahan Kebuntingan
4.Pemeriksaan secara rektum-> 42 hari,sediakan travis 2.5 m X 1.3 m X 0.75m
Ujian Darah > 40 – 110 hari, A – Z test dan MIP test.
5.Ujian Air Kencing > 120 – 300 hari

a.Pengurusan Kuda Bunting
1.Menjahit Bibir Faraj
2.Penbersihan Gigi
3.Pembersihan Kaki
4.Pemakanan
5.Pemberian Ubat Cacing
6.Exercise
b.Persediaan Kelahiran
1.Sediakan bilik 3.5 m Padu.
2.Padok yang banyak rumput
3.Sediakan Peralatan
c.Tanda-tanda Kelahiran
1. 2 – 4 hari sebelum melahirkan anak. Waxing up- 50% badan kuda keluarkan lilin,
2.Bagging up – ambing membesar beberapa jam sebelum kelahiran dan ada susu .
3.Ketidakselesaan- memecilkan diri
d.Proses Kelahiran
Peringkat 1- kuda gelisah dan placenta pecah, cecair gelap keluar daripada faraj
Peringkat 2- kuda meneran dan selaput anak kelihatan – berlaku setiap 3 minit. kesemua proses mengambil masa 20 minit.
Peringkat 3 – Apabila kepala anak kelihatan. 1 jam anak akan berdiri dan minum susu. 3 – 8 jam uri akan dikeluarkan.
e.Penjagaan Anak Kuda Baru Lahir
1.Biarkan anak bersama ibu,bersihkan hidung jika ada lendir, sapu iodin.
2.Tentukan dapat kolostrum mencukupi
Selepas 6 jam susu bantuan diberikan

Keselamatan pengendalian kuda
Kuda adalah haiwan yang mempunyai kebolehan merasai dan akan memberi responsterhadap perasaan takut penunggang.
Jika penunggang takut atau tertekan, kuda akan lebih rasa takut yang menyebabkankuda tertekan dan mengambil peluang berkelakuan tidak baik. Sehubungan itu,penunggang perlu tenang.

Dalam hal ini, penunggang bukan semata-mata mendominasi kuda tetapi ia lebihkepada perkongsian dan saling mempercayai. Berikut adalah perkara-perkara yangperlu diambil kira semasa mendekati, menangkap dan menambat kuda:
Perlu berkeyakinan dan dalam keadaan yang tenang (tanpa rasa takut)
Mendekati kuda secara perlahan-lahan dan beransur-ansur bermula dari bahagianhadapan kuda (muka dan kemudian sisi kiri di bahagian bahu kuda)
Berinteraksi dengan kuda dengan memanggil namanya atau sama ada boy (jantan) ataugirl(betina)
Usap dan gosok bahagian leher kuda sambil berinteraksi dengannya
Gunakan kolar kepala (headcollar) untuk menangkap kuda dan pengendali harus berada sebelah kiri kuda semasa pemasangan dilakukan.

Peralatan kuda

Peralatan kuda seperti saddle, bridle, stirrups, girths, numnah, topi dan peralatanmenunggang yang lain perlu disimpan di tempat yang sejuk dan kering juga dibersihkan setiap kali selepas digunakan dan seminggu sekali di sapu leather oil bagi mengelakkan kekeringan.



Ilmu Ammonium Nitrat

Hari ini aku hendak menulis mengenai sejenis baja yang bernama ammonium nitrat. Dulu masa aku jadi wartawan, seorang rakan setugas di Meja Jenayah,  Teon Eg menunjukkan aku satu bekas kecil yang mengandungi baja tersebut (gambar di atas).

Dia kemudian bercerita pada aku tentang briefing yang diberikan oleh seorang pakar dari Unit Pemusnah Bom PDRM mengenai betapa bahayanya baja berkenaan.

Kata Teon, percaya atau tidak, Menara Berkembar Petronas (KLCC) boleh dimusnahkan hanya dengan menggunakan dua tan ammonium nitrat yang dicampurkan dengan diesel dan kemudiannya disambungkan dengan arus elektrik.

Baja ini bukan sekadar boleh menyuburkan tanaman, malah ia juga boleh digunakan untuk membuat bom dengan cara yang paling mudah.

Bahan kimia itu amat mudah diperoleh. Pergi sahaja ke kedai-kedai perkakasan (hardware). Baja itu akan dijual dalam setiap satu beg seberat 50 kilogram (kg) dengan harga sekitar RM25.

Dikatakan Ammonium nitrat amat mudah terbakar kerana ia mempunyai 34 peratus kandungan nitrogen (bahan mudah terbakar). Ammonium sulfat hanya mempunyai 21 peratus nitrogen.

Berdasarkan asas kandungan dalam bahan kimia tersebut, pihak-pihak yang berniat jahat tidak perlu bersusah payah untuk menyeludup masuk bom atau mencari pakar membuat bom.

Mereka boleh pada bila-bila masa membeli ammonium nitrat. Cara membuat bom daripada baja itu juga tidak terlalu teknikal dan ia ternyata tidak memerlukan perbelanjaan yang besar.

Di Indonesia, bom yang dihasilkan melalui ammonium nitrat agak popular selain bom yang dihasilkan menggunakan bahan kimia lain.

Mengikut laporan di negara jiran itu, kebanyakan kejadian letupan yang berlaku, sebahagiannya melibatkan bom yang dibuat daripada ammonium nitrat.

Ekoran ammonium nitrat yang mudah ditemui dan mampu menghasilkan letupan yang kuat menyebabkan kebanyakan kuari di negara ini memilih untuk menggunakan bahan itu bagi tujuan pemecahan batu.

Bayangkan bagaimana hebatnya baja daripada jenis ammonium nitrat yang boleh memusnahkan sesuatu kawasan yang agak luas.

 

(Rujukan: http://syahrilkadir.wordpress.com/2009/02/17/dari-baja-jadi-bom/)

Teknologi Roh: Senjata Ghaib

Assalammu’alaikum wbt kepada sidang pembaca sekalian. Teknologi roh yang kita warisi dari Rasullullah SAW haruslah kita gunapakai dalam melawan kejahatan penjahat terutamanya para kafirun yang sentiasa mencari peluang memecahbelahkan jamaatulmuslimin. Sebagai pewaris Rasullullah SAW, seharusnyalah kita ini mengamalkan beberapa amalan yang menjadi ‘rahsia’ Sayidina Abu Hurairah RA yang menyimpan sunnah Nabi SAW yang diperdapat melalui ulama2 ghaib. Disertakan di bawah ini beberapa amalan yang kita harus ‘pakai’ dalam memperkasakan badan ‘diri’ kita dalam melawan bencana dan malapetaka yang diwujudkan oleh kafirun. Amalan ini telah saya sunting daripada blog dari saudara kita di Indonesia, iaitu http://wongalus.wordpress.com/. Marilah kita sebagai umat Islam memperkasakan kapasiti rohani kita yang melangkaui teknologi sekular dan kapitalisme yg dipelopori barat. Selamat beramal.

p/s: Penulis tidak bertanggungjawab di atas akibat samada buruk atau baik hasil dari amalan tersebut. Gunakanlah segala tatacara amalan dengan niat kerana Allah SWT.

 

HIZB SYATIT UTK PARA MUJAHID

KI JATIRAGA/
sendal jepit

Assalamualaikum wr.wb.
Berikut ini adalah HIZB SYTIT yg diberikan ijasahan oleh GURU SAYA. KAMI tdk bertanggung jawab atas akibatnya. Terimaksih Semoga menjadi barokah bagi kita semua…amin.

Setelah membaca pertama kali MOHON dijawab : Qobiltu saya trima ijasahannya secara lengkap, sempurna dan bisa dipergunakan dijalan ALLAH SWT…amin

Bismillah,
ALLAHUMMA INNA NAJ’ALUKA FII NUHURI ‘AADA-INA WA NAUZUBILLAHI MIN SYURUURIHIM, ALLAHUMMA BADID SYAMLAHUM, WA FARRIQ JAM’AHUM, WA SYATTITS KALIMATAHUM, WA ZALZIL AQDAAMAHUM, WA SALLIDT ‘ALAIHIM ASAADAN MIN ASAADIK. YA QAHAAR, YA JABBAR, YA MUNTAQIM, YA ALLAH ,YA ALLAH, YA ALLAH.
ALLAHUMMA YA MUNZILAL KITAB, WA YA MUJRIASSAHAAB, WA YA HAZIMAL AHZAB IHZIMHUM, WANSURNA ALAIHIM. AMIIN.

Ya Allah ya tuhan kami, sesungguhnya kami menjadikan kamu sebagai pendinding kepada musuh-musuh kami, dan kami berlindung daripada kejahatan mereka, Ya Allah ya tuhan kami, binasakan kesempurnaan mereka, dan pecah belahkan jemaah ( kumpulan ) mereka, dan gagapkan perkataan mereka, goyahkan pendirian mereka, dan hantarkan singa ke atas mereka dari singa singa Mu wahai tuhan yang garang, wahai tuhan yang berani, wahai tuhan yang berdendam, ya Allah,ya Allah,ya Allah.
Wahai tuhan yang menurunkan al Kitab ( al Quran ), dan yang menjalankan awan, Tuhan yang menghancurkan tentera Al Ahzab, hancurkan mereka dan berilah kemenangan kepada kami. Amiin.

TATA LAKU :
1. Awali dengan pembacaan tawasul
2. Silahkan baca HIZB SYTIT 111x kemudian tiupkan ke dua telapak tangan kita kemudian pukulkan serentak ke arah FOTO dari target.
3. Proses no 2 bisa dilakukan sebanyak 3x
4. Semoga Perjuangan Kita Di Ridhoi oleh ALLAH SWT…. AMIN.
@@@
====================================================
AMALAN MENYERANG MUSUH JARAK JAUH

ABAH RAFFI

abah.raffi@yahoo.com

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
KUSUSON ILA RUHI WAJASADI………BIN/BINTI……..YA ALLAH YA ROBBI KAMI MINTA HANCURKAN DAN LEBURKAN MUSUH KAMI SEHANCUR-HANCURNYA TIADA SISA.SAMPAI KE AKAR-AKARNYA.KONTAN. AL-FATIHAH 41X

BASMALAH 7X TAHAN NAFAS ISTIGHFAR 7X TAHAN NAFAS SYAHADAT 7X TAHAN NAFAS SHOLAWAT 7X TAHAN NAFAS HAWQOLAH 7X TAHAN NAFAS TAKBIR 7X TAHAN NAFAS

SURAT AL-FIIL 141X ( buat mengirim bala tentara untuk menhancurkan musuh) SURAT AL-KAUTSAR 141X ( buat memutuskan semua rencana dan keinginan musuh ) FAQUTHI’A DABIROL QOWMIL LADZINA DHOLAMU WALHAMDULILLAAHI ROBBIL ‘ALAMIIN 141X ( buat hancurkan musuh yang turut serta mengikuti musuh kita sampai seakar-akarnya )
perhatian jangan diamalkan untuk saudara kita sesama muslim,ilmu ini kusus untuk mengancurkan musuh orang kafir.
KALAU BISA DIAMALKAN DENGAN BERJAMA’AH,AGAR HASILNYA LEBIH CEPAT DAN NYATA. @@@
========================================================

HIZIB SILAH

Ki nur jati

Jaelanifernando@yahoo.com

Salam buat para pini sepuh dan sadulur kabeh.dan saya akan mengijazahkan hizib silah untuk menghancur musuh agama dan orang zolim.bismillahir rohmanir rohim.’

AJJA MAN TA’AJJAJA BILLAHI WA ZALLA MAN TAJABBARO BILLAHIL ‘AJIJUL JABBAARIL LAJI TA’AJJAJA BI’IJJATIHI WA QUDROTIHI WALAHU ‘IJJATU WAL QUDROTU WAS SULTHOONI ‘ALA JAMI’I KHOLQIHI WALLOHU YAP’ALU MAY YASYA U BI QUDROTIHI WAYAHKUMU MAY YURIDU BI’IJJATIHI PALAA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIM YA ARHAMAR ROHIMIN.71X dibacakan ditempat air yang mengalir.dan tidak akan berlaku kalo yang dituju bukan orang jolim.didawam tiap magrib ma subuh 7x.dan

ada tambahan dari saya dari asr madura utara dan selatan tk1.ini digabung .INNA QUWWATAH KATABAL QUWWATAH NAKABAN NATAH KITABAN NATAH WA KITABAL QUWWAH. yang sudah punya asr madura uatara dan selatan silahkan diamalkan tidak perlu diijazahkan@@@
=========================================================

PENGUNCI AGAR JIN TIDAK BISA MEMASUKI TUBUH

ZULFAZLI
sandec.agam@gmail.com

Assalamu “alaikum Wr.Wb Bismillahirrahamanirrahiim, Dengan ini saya ZULFAZLI mengijazahkan kepada Aki wong alus dan pembaca kaum Muslimin dan muslimat, ilmu pengunci tubuh dari sihir dan iblis sehingga tdk bisa memasuki tubuh kita, ilmu ini dari ACEH, ini merupakan ilmu dasar, tapi guru saya adalah suku Aceh adri Aceh Tengah di pedalaman bernama KAMARRUZZAMAN.

BISMILAAHIRRAHMAANIRRAHIIM…. ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAAH, WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASUULULLAAH. KUNCI-KUNCI GEUDONG ALLAH, KUNCI-KUNCI GEUDONG MUHAMMAD, NEU GUNCI LONGKU YA ALLAH, NEU GUNCI LONGKU YA MUHAMMAD, BEUREUKAT KANDONG KALIMAH LAA ILAAHAILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASUULULLAH. Wasslam
@@@@
=====================================================

ILMU PUKULAN YASIN

Ki Wong Jowo
nozzle_bikes@yahoo.com

Salam Pamuji Rahayu ki wongalus dan sedulur semua yang saya cintai. Alhamdulillah Allah SWT masih melimpahkan kita dengan jutaan rahmatnya. Hari ini saya akan berbagi sedikit Amalan Dari surat yasin. Adapun amalan ini Di ijazahkan secara penuh dari salah satu ponpes di demak. Sengaja saya beberkan untuk menambah koleksi senjata dalam rangka perang akbar jihad dan mengobrak abrik kekuatan musuh.

Surat yasin disebut juga sebagai Jantung Al qur’an. Memiliki khasiat dan karomah yang luar biasa bagi yang mengamalkannya. Baik tak berpanjang lebar mari kita tengok salah satu manfaat karomah yang terkandung pada surat ini. Saya akan mengambil karomahnya sebagai sarana membela diri dan berperang dijalan Allah.

IJAZAH :
Assyhadu Alla Illaha Ilallah Wa Assyhadu anna Muhammad Abduhu wa rasuluh
Allahumma Shalli ‘alaa Muhammad wa ‘ala ali Muahammad.

Saya IJazahkan Secara penuh kepada ki wongalus dan pembaca secara keseluruhan semoga bermanfaat dunia dan akhirat (terima ijazah kirim ke Ust Huda )

Adapun tatacaranya sangat mudah sekali tanpa puasa, dan tirakat yang memberatkan namun dipastikan hasilnya nyata. (adapun baiknya melakukan salat hajat 2 rakaat agar cepat terijabah karomahnya) adapun cara tersebut saya bagi 2 bisa diamalkan salah satunya saja tanpa mengurangi efek ghaibnya :

Cara 1 :
1. Sediakan 41 buah batu kerikil
2. Buatlah / galilah lubang yang tidak begitu besar dan tanah debu untuk menguburnya.
3. Bacalah Surat Yasin hingga tuntas. Setiap khatam 1 x surat yasin tiupkan ke kerikil tersebut dan lemparkan kerikil tersebut ke lubang yang telah disediakan sembari membayangkan orang atau sasaran yang dituju ke arah lubang tersebut.
4. Bila genap 41x maka kuburlah luabang yang telah berisi kerikil tersebut dengan debu seraya memyangkan mengubur target sasaran yang dituju.
5. Salatlah mayit seraya membayangkan tubuh si target tersebut dan jangan lupa saat salat mayit doakan di dawamkan ke target dan sasaran yang di tuju.

Cara 2 :
1. Siapkan susu bubuk putih formula
2. carilah sungai atau kolam terdekat dari rumah sedulur sebagai tempat berkholwat.
3. Bacalah surat yasin sebanyak 41 kali, bilamana genap 1x buatlah garis memanjang dengan susu bubuk tersebut. dan visualisasikan target menjadi mayat dan sehingga genap 41 garis.
4. setelah selesai salatlah mayyit dan doakan untuk di dawamkan ke orang atau target yang dituju.
5. Larung atau buang semua susu yang telah di buat garis tersebut ke sungai atau kolam.
Bila tata cara tersebut telah sempurna gak lama target akan wafat dalam keadaan yang mengenaskan.. Perngatan : Jangan digunakan sembarangan gunakanlah sebagai sarana berjihad dan dijalan Allah SWT. Semoga bermanfaat dunia dan akhirat.
@@@
==================================================

AMALAN PEMBANGKIT BAJU BESI GAIB (PERISAI GAIB)

Ki Wong Cilik
hijack2008@aim.com

Assalamualaikum Wr Wb,

Salam sejahtera buat sedulur di blog Kampus Wongalus. Pada kesempatan kali ini ijinkan saya membeberkan amalan baju besi gaib (perisai gaib). Banyak sekali amalan yang bisa dijadikan perisai gaib dan kali ini saya wedarkan khusus amalan baju besi gaib. Kegunaannya Insya Allah untuk perlindungan diri dari serangan fisik maupun gaib.
Setiap manusia sesungguhnya memiliki kekuatan batin yang ada sejak lahir (telepati, tenaga dalam dll) hanya saja tidak semua kekuatan batin tersebut otomatis bangkit jadi mesti dilatih dan diaktifkan dengan melalui tata cara khusus yang bisa jadi satu dengan yang lain bisa berbeda metodenya tapi intinya tetap sama.

Berikut langkah-langkah pembangkitan baju besi gaib:
1.Sholat Hajat 2 raka’at (sebaiknya lakukan diatas jam 12:00 malam). Selesai sholat lalu berdzikir dibawah ini:
2.Baca Istighfar sebanyak-banyaknya paling tidak 100x
3.Baca sholawat sebanyak-banyaknya paling tidak 100x
4.Baca Hauqallah sebanyak-banyaknya paling tidak 100x
5.Baca LAILAHAILLALLAH sebanyak-banyaknya
6.Pada saat membaca dzikir tersebut diatas pikiran konsentrasikan pada titik ditengah dada, tarik nafas secara teratur seperti biasa. Untuk membantu tingkat konsentrasi yang tinggi oleskan minyak cendana pada nadi tangan kiri dan kanan kemudian pada titik ditengah kening.
7.Setelah melakukan dzikir beberapa lama kemudian baca doa kuncinya dengan menahan nafas disimpan diperut 7 kali ulangan. Kalau masih kuat bisa ditambah semampunya. Ini doa kuncinya “AJA’ALALAKUM SARANILA TAQIIKUMMULHARRA WASARABILA TAQIIKUMBAKSAKUM. Saat menarik nafas niatkan menarik energy dan membuka kunci yang ada pada titik tersebut. Pada saat menghembuskan nafas niatkan pada titik tadi keluar cahaya berwarna putih terang (seperti warna kilatan petir) menyebar keseluruh tubuh.

Setelah membaca doa kunci kemudian berdoa sebagai berikut: “Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Rahiim Yaa Hayyu Yaa Qoyyum bangkitkan dan berikanlah hamba karomah dengan baju besi gaib berkat Lailahaillallah”. Lakukan amalan diatas selama 7 malam berturut-turut. Dawamkan doa kunci tersebut paling tidak sehabis sholat subuh dan maghrib sebanyak 7 kali (tahan nafas). Untuk penggunaan cukup dibaca tiga kali tahan nafas jika akan digunakan (misal: buat persiapan perang gaib atau masuk ke daerah yg dianggap berbahaya). Sebenarnya tanpa dibaca pun sudah otomatis terlindungi. Cara mengetahui bahwa baju besi gaib itu sudah bangkit coba rasakan dengan telapak tangan anda pada bagian tubuh kira2 10 cm dari permukaan tubuh yang ditest akan terasa ada medan/energy yg melindungi. Amalan ini juga bisa dipakai buat melindungi rumah caranya tahan nafas baca 7x doa kuncinya kemudian saat menghembuskan nafas hentakan kaki dan tembakan melalui tangan niatkan membuat pagar disekeliling rumah kemudian pagarnya dikunci dengan hauqallah 3x (tanpa nafas) Wassalamualaikum Wr Wb
@@@
=====================================================

AMALAN MENYERANG KEDZOLIMAN

Ki nur jati
Jaelanifernando@yahoo.co.id

Diriwayatkan oleh syekh al imam al allamah al hammam sayyid muhamad bin khotiruddin bin bayazid bin khowajah didalam kitabnya al jawahirul khomsi”kasia qosam izroiliyyah ini adalah untuk membunuh musuh yang dzolim dengan tatacara sebagai berikut.

1.mengamalkan pada hari sabtu atau selasa pada saat zuhal dan marikh( jam 6-8 paginya hari sabtu/selasa).

2.sholat 2rokaat dengan nia”usholli sunnatan rok’ataini liqotlil mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.roka’at1 baca surat al fil 2x,rokaat 2 baca surat tabbat 3x..

3.setelah salam langsung sujud didalam sujud membaca “Yaa Hayyu ya Qoyyumu birohmatika astagisu 100x..

4.setelah selesai langsung bangun baca qosam izroilliyah 444x..5.mengamalkannya istiqomah selama 3,4,7hari(7 hari sempurna)..ini doanya’”AQSAMTU ALAIKUM YA IZROILU SOHIBAN NAARI WAL MAUTI WAL QOHRIWA YA QOLmamimu wa ya sarokitayil bil haqpi ‘ahatofahasya wa bi haqqi ahtoqosanadi iqbid ruuha…..(sebutkan nama dan ibu yang dimaksud) FALA YABQO FILKAUNI DZU RUHIN ILLA WA narul qohri akhmadat dzuhurohu ya syadidal qowiyyu ya syadidal batsis syadid ya qohiru ya qohharu as aluka bima awda’tahu izroila min quwa asmaikal qohiriyati fan fa’alat lahum nufusu bil qohri albisni dzalikas sirro fi hadzihis sa’ati hatta ulina bihi kulla so’bin wa udzallila bihi kulla mani’in bi quwwatika ya dzal quwwatil matin wa kadzalika akhdu robbika idza akhodal quro ila syadidin falamma ja a amru ila bi ba’idin robbi as aluka madadan fi inayatika ruhaniyyan tuqowwi isarotin aqli wa nafsi kullu nafsin manfusatin qohirotin fa taqbido roqoiquha inqibadon fala tabqo summa amanahu fa aqbaro allohu akbar ya sayfalloh qotaltu bi sayfillahi..

gunakan qosam ini pada tempatnya yaitu pada orang yang benar2 zolim kepada kita
@@@
=====================================================

JAMPI TUNGGUAN BADAN

Syahrir Putra
bg.nico@yahoo.co.id

Assallam mualaikum wr wb..
Sebagaimana serangan gahib yg pertama, saai ini pun sya siap untuk Penyerangan Ghaib yang ke-2..Dan untuk dulur2 semua,,sya akan berbagi “Jampi Tungguan Badan” dari Pagar Alam (Sumsel) yg sekiranya bisa digunakan untuk melindungi diri disaat melakukan penyerangan..

Bismillahhirrohmannirrohim
Malaikat tuhu diam dikiri, Malaikat tihi diam dikanan, Malaikat putih dihadapan, Malaikat mangkurubin sakti. Kamu semue duduk berpangku peliare_ peliarelah badanku dan nyaweku. Hak katanye Allah (baca 1x tahan napas)
@@@
=======================================================

MENYERANG DENGAN SURAH YASIN

KI DWI SARYANTO
dwi_saryanto36@yahoo.com

Ilmu menyerang gaib dengan surat yasin. Sholat hajad khusus 4 rekaat
siapkan:paku,pisou, jarum ato juga benda lain yg bisa membayakan
habis sholat baca surat yasin 7 kali. Tiap 1 kali tiupkan kebenda tadi
setelah selesai bakar kemenyan 7 buah usahakan menyan madu dan menyan arab. Terus baca mantra dibawah ini sampe asab kemenyan habis

kaki danyang nyai danyang lan kabeh sedulur gaibku kang ngrekso ing kene gede cilik tua anom. Wetan kidul kulon lor duwur ngisor siro kabeh podo tak kongkong paraknobarang iki marang jabang bayine.( ).ojo pati bali yen durung karo oncate nyawane musuhku.

Ilmu ini saya ijasahkan untuk penyerangan ke zionis. Dan apabila digunakan sembarangan untuk menacelakai orang yg tidak bersalah maka hukum dari alam gaib akan mengenai sodara sendiri. Wsslm.
@@@
=========================================================

ILMU PAGER GAIB

KI DWI SARYANTO
dwi_saryanto36@yahoo.com

saya ijasahkan ilmu pager gaib sekaligus membalikan serangan gaib. Karena akan diadakan serangan gaib susulan maka para sedulur kalo mau ngamalkan bagi yg mau ngamalkan silahkan amalkan ilmu dibawah ini,

Allahuma baka baliya tur awali awaliya iyakanakbudu waiyakanas ta’in bihaqqi salamun qaulam mirrabbir rohim .birohmatika ya arhamar rohimin.

Cara pengamalannya dibaca 129x setiap baca satu kali tahan nafas tekan 3 jari dibawah pusar. Apabila anda merasakan energi suatu getaran agak panas merambat dan menyebar keseluruh tubuh. Itulah energi pager gaibnya. Klo bisa dibaca habis sholat 5 waktu secara rutin agar pagar gaib kita tambah kuat.
@@@
============================================================

ILMU PEMUSNAH MUSUH

Raden Arya Kelana
Altoneo@rocketmail.com

Salam sejahtera kepada semua saudara
di blog kampus wongalus, untuk ini saya akan berbagi sedikit ilmu kepada semua saudara yang ada d d blog wong alus untuk ini saya mengijazahkan sebuah ilmu yaitu untuk memusnahkan musuh yang zholim berikut caranya :

sholat hajat 2 roka’at dilakukan pada jam 12 malam ke atas setelah sholat, bacalah surat al-ikhlas 1000 kali dan setiap permulaan dari seratus bacalah doa dibawah ini :
INNII SALLATHTU RUUHAANIYATA HAADZIHIS SUURATI HAARRIHAA WAYAABISIHAA ALAA RUUHI… (sebut namanya) ADH DHOOLIMI.

Artinya :Sesungguhnya aku menguasakan ruhnya ini surat, panas dan dinginya kepada ruhnya si… yang zholim.
Insya Allah dengan cara ini orang yang dimaksud pasti akan binasa.
Tetapi ingat ! Cara ini jangan digunakan secara serampangan.
Harus digunakan kepada orang-orang zholim yang sangat berbahaya terhadap dirinya atau yang sangat berbahaya kepada agama. Takutlah kepada Allah, karena Allah Maha Tahu dan Maha Adil. Dia Maha Tahu mana orang yang benar dan orang yang salah. Silahkan diamalkan,untuk memusnahkan musuh yang zholim terutama zionis. @@@

 

(Rujukan: http://wongalus.wordpress.com/)

Pemikiran Generasi Y: Golongan Niat – Bab 2

Golongan makhluk dalam fb yang aku cukup menyampah bab 2!

iaitu golongan ‘iman bukan pada pakaian’…

contohnya:

Seorang wanita yang mengalami litar pintas di wayar otaknya telah meletakkan gambar berahi pelbagai aksi di profilnya lalu ditegur oleh budak-budak tudung labuh/purdah yang nak-dilihat-tapi-tak-nak-dilihat…

“Wahai ukhti,janganlah dedahkan auratmu,kelak akan menyesal di hari akh

irat,mari lah kita bersama2 jaga aurat kita…sekadar peringatan….. ♥ “Wanita wayar litar pintas tadi lalu dengan marahnya telah memanggil geng2 litar pintasnya untuk men-ganyang si tudung labuh tadi…Wanita litar pintas 1) “Hoi minah kampung,kau nak berbungkus2 mcm tu,kau punya pasal la ter…(Singkatan kepada sister)..iman bukan pada pakaian,tapi dalam hati ni haaa..kau apa tau..ntah2 harap muka je berbalut tapi hati mcm langsuir..”Wanita litar pintas 2) “eleh geng2 bungkus ni,nak ajak kitorang jadi hantu bungkus mcm diorang plak…walaupun kitorang dedah gunung everest,tapi hati kita ada bunga raya la wei..bukan mcm korang,bukan main lg mengalahkan astronout pakai tp hati busuk,suka tgk buruk org…angkt kaki la weiii…”

Wanita litar pintas 3) “tak payah lah nk pakai2 tu smua,allah nilai hati kita la..bkn pakaian kita…”

Wanita litar pintas 4) “ala pakai tudung/purdah tak semestinya konfem masuk syurga…kadang2 aku tgk yg rambut-percuma ni lagi baik akhlaknya drpda geng2 hantu bungkus ni…”

Wanita litar pintas 5) “alaa apa kurangnya korang?kami bukak baju laki tergoda,korang pun pakai purdah pastu tunjuk taik mata,tangkap gambar dekat2 laki tergoda jugak…boooo…”

Maka geng2 ayu berpurdah nak-dilihat-tak-nak-dilihat pun dengan sedih beansur pergi lalu bergabung bersama geng2 niqabis yang lain dalam group “niqabis malaya-secret group”(bukan nama sebenar),lalu mereka bersidang seperti negara2 arab bersidang dan buat keputusan:
“liga niqabis mengutuk kekejaman puak litar pintas atas kekejamannya terhadap kumpulan kami..”

Lalu mereka bersurai….

Oh tidak~

1) Memang iman bukan pada pakaian,tapi orang beriman akan meiru pemakaian nabi2 mereka dan isteri nabi2 mereka.
2)Memang orang yang tutup aurat tak semestinya masuk syurga,tapi orang yang tak tutup aurat confirm masuk neraka.
3)Pemakaian islam yang diajar nabi,sahabat dan para isteri nabi merupakan syiar islam,yakni pembeza antara kafir dan muslim.
4)Kalau kalian tinggal di negara kafir,dan kalian tidak memakai pakaian syiar islam dan berpakaian seperti yahudi nasrani,maka dimanakah beza kalian dan mereka?iman?iman tu boleh dilihat ke?ada ke org islam yang tertulis ‘islam’ kat dahi dia?
5)Kalau ia berkenaan tutup aurat,tutup aurat tu kan wajib,kalau berkenaan pakaian sunat,ia adalah syiar kita cintakan nabi.
6)Kalau hari ni pemain bola yang kita suka,gila2 kita nak pakai mcm dia,buat rambut mcm dia,sepak mcm dia..tapi bila kita suruh pakai jubah,mereka bg alasan ia sunat,bila ditanya tak cinta nabi ke?mereka jawab cinta dlm hati,bukan pakaian,jadi kenapa tak cinta pemain bola dlm hati je?
7)Kenapa lah orang islam sangat alergi dan benci pada sunnah nabi?yang anehnya mereka laungkan ‘I love allah,love muhammad’.
8)Kenapa perlu pakai seksi2 sedangkan kita tahu itu tanda takda maruah,murah,sebab coklat yang tak dibalut tak de sapa nak kecuali lalat.jadi kalau ada org nak tu mksudnya org tu lalat la..

Haih3…

(Rujukan: kamicintarasullullah.blogspot.com)

Pemikiran Generasi-Y: Golongan Niat – Bab 1

Golongan makhluk dalam fb yang aku cukup menyampah!
iaitu golongan “niat”:

contoh:

” yang penting NIAT kita ni haa….bukan luaran…”

” aku letak gambar pakai purdah dlm fb ni niat aku bukan nak goda laki,tapi NIAT nak dakwah…nak tarik ramai lagi pakai purdah mcm aku ni haaaa…yang penting niat tuuu….”

“aku buka purdah dalam kelas bukan sebab nak tunjuk kecantikan aku kat budak2 laki dan pensyarah,tapi aku NIAT nak belajar….””tak pe aku nak pakai purdah on off,tak berdosa pun,sebab aku NIAT sunat bukan niat wajib…”

“apa kau tahu pasal NIAT aku?suka2 kau nilai aku,suka hati aku lah nak letak gambar ke tak…”

“aku pakai tudung tapi berfesyen2 moden mcm ni NIAT aku baik,aku nak tunjukkan yang islam ni tak berfikiran sempit,allah nilai niat,bukan perbuatan…”

“aku kawan dengan laki (bukan mahram) tu NIAT aku sebab nak tarik dia minat kepada islam,sebab budak tu teruk,tapi dia dengar cakap aku bila aku cakap pasal agama….”

dan macam-macam lagi lah komen2 NIAT yang memedihkan mata…
pergi mampus dengan niat-niat korang tu,lepas ni korang pegi makan babi niat kambing ok??

islam agama yang pentingkan niat tapi islam bukan agama yang segalanya halal asalkan niat baik???

fahaman nabi,para sahabat,tabi’in,tabi’ tabi’in,muhaddis dan semua ulama tentang NIAT adalah sangat jauh berbeza dengan makhluk2 niat di malaysia ni….

aku belajar hadis “innama’amaalu bin niyyat” (sesungguhnya amal itu tergantung niatnya) selama 30 hari tanpa henti,hadis yang sama tapi setiap hari syarahnya berbeza,dan dari pelajaran itu,kefahaman ‘niat halalkan cara’ ni tak pernah sekali-sekali wujud dalam islam,ia adalah bida’ah baru dalam masyarakat kita yang dipopularkan oleh golongan islam liberal yang cuba halalkan apa yang diharamkan allah atas nama ‘niat’.

apa pendapatmu jika bakal suamimu sering menonton video lucah dengan ‘niat’ ingin belajar cara jimak yang boleh menggembirakan isteri nanti?

apa pendapatmu jika seorang lelaki yang ingin bekerja sebagai tukang sembelih tapi sembelih kambing orang dengan ‘niat’ nak belajar cara sembelih yang betul?

apa pendapatmu sekumpulan perompak merompak rumah orang dengan ‘niat’ duit tu untuk bantu anak2 yatim yang miskin?

note: kan dah kena bom…depan aku jangan dok nak ‘niat-niat-niat’….

Rujukan: kamicintarasullullah.blogspot.com

Yahudi di Tanah Melayu – Bab 4

 

Yahudi dan Hindu sama-sama menyembah patung lembu.

Sebagaimana yang kita ketahui, semua agama dan fahaman di dunia ini selain dari Islam seperti agama Hindu, Buddha, Kristian, Shinto, Jainism, Ahmadiah, Bahai, Qadiani, kapitalis, sosialis, komunis, fasis, syiah, wahabi, demokrasi, liberalisme dan lain-lain adalah ciptaan Yahudi. Tujuannya ialah untuk menafikan kerasulan Nabi Muhammad saw yang membawa Islam sebagai hanya satu-satunya agama yang diiktiraf Allah SWT untuk sekelian umat manusia.

Agama menyembah berhala walaupun dimulakan oleh dan pada zaman Firaun dan Babylon, tetapi ia telah dikembangkan oleh Yahudi ke seluruh dunia untuk menghalang manusia daripada memeluk agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. Ia berpunca di dalam semua kitab termasuk Taurat, Zabur, Injil dan Al-Quran sudah dinyatakan akan datang seorang rasul di kalangan bangsa Arab iaitu Nabi Muhammad saw yang akan membawa agama Islam yang berdasarkan akidah Tauhid kepada seluruh umat manusia. Jadi ribuan tahun sebelum kedatangan nabi itu kaum Yahudi telah mencipta pelbagai agama untuk bangsa-bangsa di dunia ini bagi tujuan menghalang mereka daripada memeluk Islam apabila dakwah Islamiah mula tersebar.

Matlamat utama kaum Yahudi ialah untuk menguasai dunia, memperhambakan semua kaum bukan Yahudi bagi menguasai segala harta kekayaan yang terdapat di dunia ini. Ia disebabkan falsafah Yahudi yang mengatakan “Wang adalah Tuhan Yahudi yang cemburu”. Jadi kaum Yahudi sangat takut kalau umat manusia menganut agama Islam berikutan kedatangan Nabi Muhammad saw. Mereka tahu hanya umat Islam sahajalah yang tahu akan selok-belok penyelewengan Yahudi dari akidah tauhid, kejahatan Yahudi yang telah membunuh beratus-ratus nabi Allah, meminda ayat-ayat Allah dari kitab-kitab suci, melaga-lagakan manusia supaya timbul peperangan sesama sendiri, membiakkan segala jenis maksiat seperti judi, arak, pelacuran, perhambaan abdi, amalan usury (bunga), seks bebas, homo, lesbian; seterusnya mereka mencipta berbagai-bagai agama supaya jangan sampai umat manusia memeluk Islam.

Kaum Yahudi Menyembah Raja Jin Azazil/Lucifer

Orang Yahudi mendakwa mereka menyembah Tuhan yang Satu sama seperti Islam, tetapi sebenarnya mereka berbohong. Kalau mereka menganut akidah tauhid sama seperti Islam sudah tentu mereka sudah lama memeluk Islam berikutan kedatangan Nabi Muhammad saw.

Sebaliknya, mereka enggan memeluk Islam apabila akidah mereka yang sebenar bukan tauhid. Mereka bukan menyembah Tuhan Yang Satu seperti yang didakwa seperti Hashem atau YHWH atau Edonai. Mereka bukan mengamalkan ajaran Taurat (Torah) yang sebenar kerana kalaulah mereka mengikut ajaran Taurat yang sebenarnya kenapa mereka boleh mewujudkan segala jenis maksiat dan perkara-perkara kotor di atas muka bumi ini?

Kaum Yahudi mendakwa agama mereka Judaismlah agama mereka yang betul dan kitab Taurat (versi Yahudi) adalah kitab ikutan dan punca kekuatan spiritual dan kesatuan mereka. Soalnya, apakah punca yang sebenar bagi kekuatan spiritual dan kesatuan orang-orang Yahudi selama beribu-ribu tahun ini? Adakah kerana Judaism dan Taurat?

Orang Yahudi mendakwa mereka Bangsa Terpilih dan punca mereka kuat dan bersatu selama ini kerana kekuatan spiritual agama Judaism dan kitab Taurat (versi Yahudi) mereka. Jadi Taurat dikatakan membawa kaum Yahudi kepada “nilai-nilai” murni orang Yahudi yang membolehkan mereka menguasai dunia.

Ajaran Kabbalah

Sebenarnya, punca kekuatan spiritual kaum Yahudi bukan dari Taurat atau Judaism. Puncanya adalah ajaran mistik Kaballah, di mana rabbi-rabbi Yahudi menyembah dan berkomunikasi dengan jin dan syaitan untuk mendapatkan maklumat, ramalan, sihir dan jugak kekuatan spiritual serta hasil daripada kesimpulan berkomunikasi dengan jin kafir dan syaitan ini maka terciptalah Kitab Talmud, iaitu Kitab Syaitan Yahudi.

Kitab Talmud Yahudi

Kalau orang-orang yang membawa dan mengembangkan agama Allah swt, iaitu agama Islam mereka dipanggil ulama Islam oleh orang-orang Islam. Bagi orang-orang yang membawa dan mengembangkan agama syaitan atau agama Azazil atau agama Raja Jin Kafir di muka bumi ini ialah rabbi-rabbi Yahudi. Rabbi-rabbi Yahudi inilah ‘ulama-ulama’ Azazil, iaitu ulama-ulama iblis, ulama syaitan bagi orang-orang yang mempraktik dan mengembangkan ajaran syaitan untuk menyesatkan kaum Yahudi selama beribu-ribu tahun sehingga sekarang.

Pemujaan terhadap raja jin kafir Azazil/Lucifer atau raja syaitan yang dilakukan oleh rabbi-rabbi Yahudi melalui ritual Kabbalah di Synagog-synagog adalah berdasarkan dari ayat-ayat syaitan kitab Talmud. Jadi Rabbi-rabbi Yahudi inilah ‘ulama-ulama’ syaitan. Synagog adalah kuil atau rumah syaitan dan Talmud adalah kitab syaitan yang diterbitkan hasil dari komunikasi dengan raja jin kafir Azazil atau raja setan/iblis ini.

Lambang Illuminiti atau Freemason dengan ‘Mata Satu’

Kenapa lambang illuminiti atau freemason atau dajjal yang kita tengok pada kuil-kuil Freemason atau illuminiti menggunakan ‘MATA’ sebagai lambang mereka? Apakah makna ‘Mata Satu’ itu? Kenapa digunakan lambang ‘Mata Satu’ dan tidak digunakan lambang-lambang yang lain?

Lambang piramid dan mata di gereja seluruh dunia

Ini kerana raja jin kafir Azazil/Lucifer atau raja satan ini merupakan tuhan yang disembah oleh kaum Yahudi bermata satu kerana satu daripada matanya buta apabila dicucuk dengan jarum oleh Nabi Idris as setelah Azazil cuba memperdayakan baginda ketika sedang menjahit kain. Nabi Idris as merupakan orang yang pertama menenun kain. Jadi, Azazil mencabar kalau Allah swt benar-benar berkuasa bolehkah dimasukkan dunia itu ke dalam lubang jarum yang sedang digunakan oleh nabi Idris as?

Nabi Idris as kemudian meminta Azazil datang hampir untuk melihat bagaimana beliau memasukkan dunia ke dalam lubang jarum itu – dan secara tiba-tiba dicucuknya mata Azazil sehingga buta. Asal mata Azazil ada dua, tetapi telah buta sebelah mata kesan dicucuk dengan jarum oleh Nabi Idris as. Jadi sebab itulah mata Azazil hanya tinggal satu sehingga sekarang. Para penganut Judaism dan Kaballah yang menyembah Azazil itu mengenali Azazil sebagai tuhan mereka yg bermata satu dan dijadikan lambang pada illuminiti dan freemason mereka. Sebab itulah lambang ‘Mata Satu’ itu merupakan lambang kehadiran Azazil di ritual-ritual freemason yang mengawasi setiap tindak-tanduk pengikut agama Judaism dan ajaran Kabbalah ini.

Bagaimana Agama Hindu Menyembah Berhala Bermula?

Setelah Nabi Musa as membawa kaum Yahudi keluar dari bumi Mesir setelah dikejar Firaun maka di Sinai Nabi Musa as pergi berjumpa Tuhan di Gunung Sinai. Semasa ketiadaan nabi Musa as itu maka ada seorang Yahudi yg bernama Samiri (Shamir) telah membuat patung Lembu Betina dari emas dan menyesatkan kaum Yahudi supaya menyembah Lembu Betina. Sila lihat Surah Al-Baqarah yang bermaksud Lembu/Sapi Betina. Apabila Nabi Musa a.s balik beliau telah menghalau Samiri ini keluar dari Sinai dan tempat pelarian pertama Samiri dan pengikutnya ialah di India.

Tuhan lembu bagi penganut Hindu

Di sinilah Yahudi Samiri memulakan ajaran menyembah berhala lembu betina kepada kaum Hindu dan lembu betina dianggap sebagai tuhan oleh kaum Hindu sehingga sekarang. Kaum Yahudilah yang memperkenalkan ajaran menyembah patung dan sihir kepada kaum Hindu di India dan terus sesat hingga sekarang. Ini kerana kaum Yahudi khuatir orang-orang India akan menganut agama Islam dengan kedatangan Nabi Muhammad saw. Maka disediakan agama bagi mereka terlebih dahulu agar jangan menganut agama Islam. Surah Al-Baqarah menceritakan bagaimana kejahatan Yahudi yang mencipta agama Hindu yang menyembah lembu sehingga lembu tidak dapat dimakan oleh penganut-penganutnya.

 

(Rujukan: http://warisanlukmanulhakim.blogspot.com/)

Rahsia Kejadian Nabi Adam A.S

Mengapa Adam a.s yang dijadikan jauh terkemudian daripada sekelian makhluk Allah yang lain, tetapi menjadi makhluk yang tersangat istimewa? Apakah rahsia perintah Allah yang menyuruh sekalian malaikat ‘sujud’ (tanda hormat) kepada baginda?

Siapakah sebenarnya Adam a.s?

Rahsia Pertama: Hadirnya ruh Muhammad – di dalam sulbi Adam a.s!

Sebelum dijadikan Adam a.s, junjungan Muhammad saw adalah seorang nabi.

وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

“Dan perubahan gerak engkau di kalangan mereka yang sujud”

قَالَ مُجَاهِد وَقَتَادَة : فِي الْمُصَلِّينَ . وَقَالَ اِبْن عَبَّاس : أَيْ فِي أَصْلَاب الْآبَاء , آدَم وَنُوح وَإِبْرَاهِيم حَتَّى أَخْرَجَهُ نَبِيًّا . وَقَالَ عِكْرِمَة : يَرَاك قَائِمًا وَرَاكِعًا وَسَاجِدًا ; وَقَالَهُ اِبْن عَبَّاس أَيْضًا – Asyuara: 219

Ibnu Abbas mentafsirkan;

Ruh Muhammad dalam sulbi bapa-bapa kamu (turun-temurun) Adam, Nuh, dan Ibrahim sehingga Allah keluarkan Baginda (Nabi Muhammad) sebagai Nabi (akhir zaman).

Dari tafsir Ibn Kathir dalam hubungan dengan ayat yang sama terdapat kenyataan;

وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

وَقَوْله تَعَالَى ” وَتَقَلُّبك فِي السَّاجِدِينَ ” قَالَ قَتَادَة ” الَّذِي يَرَاك حِين تَقُوم وَتَقَلُّبك فِي السَّاجِدِينَ ” قَالَ فِي الصَّلَاة يَرَاك وَحْدكوَيَرَاك فِي الْجَمْع وَهَذَا قَوْل عِكْرِمَة وَعَطَاء الْخُرَاسَانِيّ وَالْحَسَن الْبَصْرِيّ وَقَالَ مُجَاهِد كَانَ رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَيَرَى مِنْ خَلْفه كَمَا يَرَى مِنْ أَمَامه وَيَشْهَد لِهَذَا مَا صَحَّ فِي الْحَدِيث ” سَوُّوا صُفُوفكُمْ فَإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاء ظَهْرِي ” وَرَوَىالْبَزَّار وَابْن أَبِي حَاتِم مِنْ طَرِيقَيْنِ عَنْ اِبْن عَبَّاس أَنَّهُ قَالَ فِي هَذِهِ الْآيَة يَعْنِي تَقَلُّبه مِنْ صُلْب نَبِيّ إِلَى صُلْب نَبِيّ حَتَّى أَخْرَجَهُ نَبِيًّا .

Firman Allah Ta’ala: “Dan perubahan gerak engkau di kalangan mereka yang sujud”. Kata Qatadah: “Dia yang melihat engkau bila engkau berdiri dan perubahan gerak engkau di kalangan mereka yang sujud” dalam sembahyang Ia melihat engkau keseorangan dan dalam jemaah.

Ini pendapat ‘Ikrimah dan ‘Ata’ al-Khurasani serta Hasan al-Basri. Kata Mujahid Rasulullah saw boleh melihat orang di belakang baginda sebagaimana baginda boleh melihat orang yang berada di hadapannya.

Dan baginda menyaksikan bagi yang demikian sebagaimana yang sahih dalam hadith.’Samakan saf-saf kamu, sesungguhnya aku melihat di belakangku’. Dan diriwayatkan oleh al-Bazzar dan ibn Abi Hatim dari dua jalan dari ibn “Abbas bahawa ia menyatakan tentang ayat ini iaitu ‘perubahan gerak Baginda dalam sulbi nabi sampai ke sulbi nabi (yang lain, dari Adam sampai seterusnya) sehingga Tuhan keluarkan Baginda (ke-dunia menjadi penamat sekelian) Nabi.

Di tempat lain Ibnu Abbas mentafsirkan “”شَآءُ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلأَمْثَالَ لِلنَّاسِ وَٱللَّهُ بِكُ” pada ayat 35, Surah An-Nur sebagai “Nur Muhammad” pada sulbi bapa-bapa kamu, seperti berikut;

{ ٱللَّهُ نُورُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلأَرْضِ مَثَلُ نُورِهِ كَمِشْكَاةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ٱلْمِصْبَاحُ فِي زُجَاجَةٍ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبَارَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لاَّ شَرْقِيَّةٍ وَلاَ غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِيۤءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ يَهْدِي ٱللَّهُ لِنُورِهِ مَن يَشَآءُ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلأَمْثَالَ لِلنَّاسِ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلَيِمٌ }

Allah then mentioned the honour and blessings that He had bestowed upon the believers, saying: (Allah is the Light of the heavens and the earth) He is the guide of the dwellers of the heaves and earth. Guidance from Allah is of two types: clarification and making things known; it is also said that the verse means: Allah is the embellisher of the heavens by means of the stars and the embellisher of the earth by means of plants and water; it is also said that this means: Allah enlightens the hearts of the believers among the dwellers of the heavens and the earth. (The similitude of His light) the light of the believers; it is also said that this means: the light of Allah in the heart of the believer (is as a niche wherein is a lamp. The lamp is in a glass) made of gems. (The glass is as it were a shining star) one of the following five planets: Mercury, Jupiter, Venus, Mars and Saturn. All these planets are luminous. ((This lamp is) kindled from a blessed tree) from the oil of a blessed tree, (an olive neither of the East nor of the West) in an open space, not touched by the shade of the East nor by the shade of the West; it is also said that this means: in a location which is untouched by the sun when it rises and when it sets, (whose oil) the oil of the tree (would almost glow forth (of itself)) from behind its rind (though no fire touched it. Light upon light) the lamp emits light and the glass emits light and the oil emits light, (Allah guideth unto His light) Allah honours with knowledge; it is also said that this means: Allah honours with His religion (whom He will) whoever deserves it; it is also said that the verse means: the likeness of the light of Muhammad in the loins of his forefathers is like this, up to Allah’s saying (… kindled from a blessed tree). He says: the light of Muhammad in Abraham was an upright religion (olive tree), and Abraham was neither Jew nor Christian (neither of the East nor of the West), the works of Abraham would almost glow forth in the loins of his forefathers like this (would almost glow forth (of itself)), up until Allah’s saying (kindled from a blessed tree) He says: as if it is the light of Muhammad (pbuh) and if Abraham was not a prophet, he would still have this light (though no fire touched it); it is also said that the latter passage means: Had Allah not honoured Abraham, he would not have had this light; it is also said: if Allah had not honoured His believing servant with this light, he would not have had it.

[* تفسير Tanwîr al-Miqbâs min Tafsîr Ibn ‘Abbâs]

Keterangan dari Hadith;

“Para Sahabat bertanya, `Ya Rasulullah, bilakah wajibnya Kenabian engkau?’ Baginda menjawab, “Sejak saat ketika Adam masih dalam keadaan antara ruh dan jasad.” – riwayat Tirmidzi
Baginda juga bersabda;

“Aku sudah menjadi Nabi ketika Adam masih dalam bentuk antara air dan tanah. Juga Baginda bersabda, “Aku telah ditetapkan di sisi Allah sebagai Khatamun-Nabiyyin, sedangkan Adam masih dalam bentuk tanah.”

Imam Ahmad bin Hanbal berkata telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi, telah menceritakan kepada kami Manshur bin Sa’d dari Budail dari Abdullah bin Syaqiq dari Maysarah Al Fajr dia berkata; aku bertanya; “Wahai Rasulullah, bilakah engkau dicatat sebagai seorang Nabi?” Baginda bersabda: “Ketika Adam ‘alaihis salam antara ruh dan jasad.” – Imam Ahmad

Daripada penjelasan ayat-ayat di atas, fahamlah kita, Adam a.s menjadi sangat istimewa kerana menanggung awal-awal makhluk dan afdhalun makhluq, Nur Muhammad saw di dalam sulbinya.


Rahsia ke-2: Allah swt memperkuatkan Adam a.s dengan ruhNya (Ruhul-quddus)

Firman Allah Ta’ala;

فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى

“Kemudian apabila Aku sempurnakan kejadiannya, serta Aku tiupkan padanya RuhKu” – As-Shaad, 38 : 72

Berkata Ibnu Abbas r.a pada mentafsirkan ayat “Aku tiupkan padanya RuhKu,

“Allah Ta’ala memasukkan dalam diri Adam a.s akan RuhNya (Ruhul Quddus)”

Imam Jilani r.a membawakan gambaran “Ruh” istimewa ini di dalam kalam hikmah beliau;

Allah Ta’ala mula-mula mencipta atau menzahirkan Ruhul Quddus (Ruh Suci) dalam bentuk makhluk menerusi penzahiran paling sempurna dalam peringkat Alam Ketuhanan Zat Yang Maha Tinggi. Kemudian Allah Ta’ala menghendaki bahawa ruh itu turun ke alam fana’ ini diperingkat paling rendah, iaitu Alam Ajsam. (Alam jisim/kebendaan/alam dunia nyata- pent).

“Allah menghantarkan Ruh Suci itu ke dalam diri para Rasul, Nabi, Wali Allah dan kekasih-kekasihnya! Bersama Ruh Suci itu telah disediakan dalam dirinya benih-benih Keesaan (tauhid) supaya ia sentiasa mengenali Penciptanya yang Maha Esa!” – Sirrul Asrar Fi ma Yahtaju Ilayhil Abrar

Imam Jilani r.a melanjutkan bicara berkenaan kedudukan Ruhul Quddus serta ruh-ruh yang lain:

“Allah mencipta badan untuk di masuki ruh dan menetap didalamnya. Masing-masing ruh pula ada nama masing-masing. Allah Ta’ala susun ruang-ruang didalam badan itu. Diletakkannya ruh manusia antara daging dan darah. Diletakkannya pula Ruhul Quddus (Ruh Suci) di tengah-tengah hati, dimana di sediakan oleh Allah suatu ruang yang seni dan halus untuk menyimpan rahsia di antara Allah dan hambaNya.” – Sirrul Asrar Fi ma Yahtaju Ilayhil Abrar

Sesungguhnya Ruhul Quddus (Ruh Suci) adalah anugerah Allah Ta’ala kepada manusia-manusia pilihan Allah. Mereka adalah rasul, anbiya dan aulia Allah. Melaluinya mereka taqarrub (hampir) dengan Allah, musyahadahkan (melihat dengan Ruhul Quddus) wajahNya Yang Maha Agung. Tiada yang membatasi di antara mereka dengan Allah. Tiada juga malaikat muqarrabin.

Inilah keistimewaan Adam a.s; di mana tiada suatu pun makhluk Allah lain yang diberikan anugerah sedemikian rupa.

Rahsia ke-3: Adam a.s agungkan Allah swt dengan nama-nama Allah yang indah

Adam a.s mengagung serta mensucikan Allah dengan sekalian asma’ Allah Yang Maha Tinggi.– suatu hal yang tidak dapat dilakukan oleh malaikat lantaran malaikat tiada pengetahuan tentang itu. Sedangkan bagi Adam a.s ia suatu hal yang sangat mudah kerana sekalian Asma’ Allah itu telah dilengkapkan oleh Allah di dalam dadanya sebagai salah satu rahsia ketuhanan. .

Hal ini dijelaskan oleh Imam Al-Kabir Shaikh Muhyiddin Ibnu Arabi;

“Para malaikat tidak memperoleh kelengkapan Adam a.s, dan tidak memahami asma’ Ilahi kerana ia asing bagi mereka. Maka tiadalah mereka dapat mensucikan Allah serta mengagungkanNya dengan segala asma’ Ilahi.” – Futuhatul Makkiyyah, Fusus Hikam

Bahkan malaikat juga tiada mengetahui benda-benda di dunia ketika Allah Ta’ala menyuruh mereka menyebut nama-nama tersebut.

Allah Ta’ala mengajarkan Adam a.s akan kesemua nama benda di dunia termasuk nama tumbuh-tumbuhan, haiwan serta sekalian jamadat serta kegunaannya. Adama a.s telah dapat menguasainya dengan baik, maka Allah Ta’ala berpaling kepada malaikat lalu memerintah supaya mereka (malaikat) menyebutkan nama benda-benda yang telah dijadikan.

Para malaikat tidak dapat menyebutnya, seperti Adam a.s yang telah menyebutnya satu persatu dengan jelas.

* Dari Tafsir Ibnu Abbas, تفسير Tanwîr al-Miqbâs min Tafsîr Ibn ‘Abbâs
________________________________________

{ وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلأَسْمَآءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى ٱلْمَلَٰئِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَآءِ هَـٰؤُلاۤءِ إِن كُنْتُمْ صَٰدِقِينَ }

(And He taught Adam all the names), the names of all his progeny, or the names of all the beasts and other things, including: a cooking pot, a plate and saucer, (then showed them) to prove that they were wrong (to the angels) who were commanded to prostrate, (saying: Inform Me of the names of these) created beings and descendents, (if ye are truthful) in your first claim. – Al-Baqarah : 31

Sesungguhnya banyak perkara ghaib yang diketahui oleh para malaikat. Namun mereka tidak dapat menandingi pengetahuan Adam a.s yang dilengkapi dengan rahsia ma’rifat ketuhanan.

Rahsia ke-4: Adam a.s adalah cermin ketuhanan

Menghuraikan Hadis Nabi saw;

“Mukmin adalah laksana cermin bagi mukmin yang lain.”

Imam Jilani r.a berkata;

“Mukmin yang pertama itu sebagai cermin, yang dimaksudkan daripadanya ialah hati yang suci bersih bagi mukmin itu sendiri. Maksud Mukmin kedua ialah Zat Allah Ta’ala yang dapat dikenali dalam cermin itu, iaitu satu kurnia utama yang hanya diberikan kepada kekasihNya sahaja. Bukankah salah satu namaNya yang indah ialah Al-Mukmin?”

Mesej yang cuba disampaikan oleh Imam Jilani adalah: Mukmin sejati sebagai cermin yang menangkap pancaran cahaya ketuhanan sehingga dapat memahami rahsiaNya dan menjadi sangat hampir dengan Allah.


Rahsia ke-5: Adam a.s (ruhnya) dapat melewati Sidrotul-muntaha hingga ke arasy

Adam a.s mengenal Allah dengan sebenar kenal dan ubudiyyah kepadaNya dengan ubudiyyah yang sempurna. Tiada batas, tanpa had, tanpa jarak hanya semata-mata melihat wajah Allah Ta’ala. Sedangkan malaikat tiada dapat melakukannya kerana mereka tertahan di Sidrotul-muntaha.

Keadaan ini dijelaskan dalam peristiwa isra’ mi’raj. Setibanya di Sidrotul-muntaha, berkata Jibril kepada Nabi saw: “Aku tak dapat lagi bersama engkau Ya Muhammad. Jika aku maju satu langkah sahaja nescaya aku akan terbakar hangus.” Sedangkan Nabi saw meneruskan perjalanan mi’raj baginda bersendirian tanpa sebarang halangan sehingga akhirnya tahiyyat di hadapan Rabbul Jalil di balai penghadapanNya di Arasy.

Ini memberikan gambaran yang sangat terang akan maqam rasul, nabi dan aulia Allah yang mengatasi sekalian malaikat termasuk malaikat muqarrobin sekalipun.

Catatan: Mi’raj dengan jasad dan ruh terkhusus bagi Nabi Muhammad saw sementara bagi rasul-rasul, nabi dan aulia Allah adalah mi’raj itu semata-mata perjalanan ‘ruh’.

Rahsia ke-6: Adam a.s sebagai khalifah Allah

Ini merupakan ‘mesej’ paling penting daripada penciptaan Adam a.s. Bahkan ia juga ‘mesej’ bagi segala anbiya dan aulia Allah yang dizahirkan di atas muka bumi.

Sekalian keistimewaan yang Allah Ta’ala lengkapkan pada Adam a.s termasuk rahsia kejadian Siti Hawa adalah bagi penyempurnaan ‘amanah’ ini, yakni amanah ‘khalifah’ – menjadi wakil Allah dalam mengurus dan mentadbir bumi.

(Rujukan: http://warisanlukmanulhakim.blogspot.com/)