Asal Usul Gurun Pasir Sahara, Hujan Pasir Mengubur Kaum Ad

Salah satu kelebihan panorama yang dimiliki Timur Tengah, dan benua Afrika adalah Gurun Pasir Sahara, area ini terlihat terang dan sangat jelas terlihat pada peta. Saat ini, Sahara merupakan padang pasir yang panas dan terbesar di dunia, wilayahnya lebih dari 9 juta kilometer persegi yang meliputi sebagian besar Afrika Utara, sebuah ukuran yang hampir sama besar dengan Amerika Serikat atau benua Eropa.

Gurun Sahara membentang dari Laut Merah dan termasuk bagian dari pantai Mediterania hingga ke pinggiran Samudera Atlantik. Bahkan beberapa bukit pasir bisa mencapai ketinggian 180 meter, dimana diantranya bercampur dengan pasir laut dan formasi batuan serta kerikil. Beberapa ilmuwan saat ini telah membandingkan material yang diambil dari gurun pasir Sahara dan material permukaan Mars. Bagaimana ini bisa terjadi, sejak kapan Gurun Pasir Sahara menutupi wilayah Afrika Utara dan Timur Tengah? Sebuah badai disertai petir dan hujan pasir telah menyapu bersih sekaligus mengubur golongan umat yang pernah menjadi penguasa di sekitar tahun 3000-2300 SM.

Misteri Gurun Pasir Sahara

Gurun Pasir Sahara menyimpan rahasia yang belum sepenuhnya terungkap, sebuah gurun pasir yang terkenal sejak sekitar ribuan tahun yang lalu merupakan wilayah subur yang sangat berbeda di masa lalu. Ilmuwan memperkirakan bahwa gurun pasir Sahara adalah wilayah sub-tropis dimana rusa, kuda nil dan gajah pernah diburu manusia kuno, jerapah dan badak bebas menjelajah daerah tropis yang kini menjadi gurun pasir. Pasokan makanan berlimpah sehingga membuat ribuan manusia pemburu pengumpul migrasi ke wilayah ini dan menetap di sub-tropis ini.

Bahwa semua fakta ini telah terbukti sejak ditemukannya ratusan kuburan manusia dan berbagai lukisan batu yang menggambarkan manusia kuno berburu dan berenang. Gambaran radar yang diambil oleh NASA menunjukkan bahwa dibawah gurun pasir merupakan jaringan yang tersusun dari sungai di seluruh Sahara, termasuk Afrika Utara diperkirakan pernah menjadi wilayah yang sangat subur.

Asal Usul Gurun Pasir Sahara

Menurut studi sebelumnya, gurun pasir Sahara awalnya berubah seketika sekitar 5000 tahun yang lalu. Tetapi studi terbaru menunjukkan hasil berbeda, para ilmuwan meyakini bahwa sekitar kurang dari 5000 tahun lalu sebuah wilayah sub-tropis berubah secara tiba-tiba menjadi gurun pasir. Selama ribuan tahun terjadi pergeseran mendadak,  temuan ini kemudian digunakan ilmuwan agar membantu pemahaman tentang perubahan iklim di masa depan. Studi serbuk sari kuno, spora dan organisme air sedimen Danau Yoa di Chad Utara telah memberi bukti secara bertahap tentang perubahan 6000 tahun yang lalu. Daerah terbentudari savannah berubah menjadi kering terus menerus hingga sekitar kurang dari 5000 tahun yang lalu, atau berkisar tahun 3000-2300 SM.

Teori Pembentukan Butiran Pasir

Pasir merupakan bentuk halus dari lapukan dan kikisan dari batu, proses ini diyakini membutuhkan waktu puluhan ribu tahun atau bahkan kikisan batu membutuhkan waktu selama selama jutaan tahun. Semakin lama erosi terjadi, maka bentuk butiran pasir semakin halus. Gurun Pasir Sahara merupakan beberapa tumpukan pasir tertua di Bumi dan diyakini telah ada selama tujuh juta tahun. Beberapa bukit pasir diduga mengandung biji besi, noda partikel kuarsa juga membuat pasir berwarna kuning.

Lalu, dari mana pasir Sahara berasal? Studi yang menyebutkan gurun pasir Sahara terbentuk sejak kurang dari 3000 tahun lalu tampaknya tidak masuk akal, karena waktu untuk membentuk pasir tidak sesuai dengan teori konsensus yang memerlukan waktu selama jutaan tahun.

Menurut Wallace Thornhill, Ketika objek besar seperti komet mendekati Bumi, sebelum menghantam bumi akan terjadi pelepasan listrik antara dua benda dan debit biasanya cukup besar untuk menghancurkan objek yang masuk ke atmosfer, sehingga bumi akan dihujani pasir tersu menerus. Seperti kebakaran yang pernah terjadi di Chicago, dimana seluruh wilayah Amerika Serikat diterangi oleh api aneh dan pasir seperti jatuh dari atas, semua ini terjadi pada saat hilangnya komet Biela.

Great Chicago Fire, kebakaran chicago

Sebuah sebutan yang dikenal ‘The Great Chicago Fire‘ merupakan kebakaran pada hari Minggu, 8 Oktober hingga Selasa pagi, 10 Oktober 1871, dimana dalam catatan sejarah bahwa kebakaran telah menewaskan 300 orang, menghancurkan sekitar 9 kilometer persegi di Chicago, Illinois, dan menyebabkan lebih dari 100,000 penduduk tunawisma.

Jutaan ton material tak terhitung merupakan batuan yang membombardir atmosfer bumi, terpecah-belah dan menjadi butiran pasir halus. Seperti itulah gambaran ketika material jatuh ke Bumi, sehingga menutupi wilayah subur yang luas dan mengubahnya menjadi gurun pasir tandus yang kita lihat sekarang.

Badai Petir Dan Hujan Pasir Mengubur Kaum Ad

Sebelumnya, siapakah Kaum Ad? Jika melirik kisah dan sejarah yang mengacu pada Ad-Lantis, maka sangat jelas bahwa Kaum Ad merupakan keturunan atau sisa peradaban Atlantis yang ditenggelamkan di sekitar Laut Mediterania. Plato pernah menulis bahwa Atlantis terhampar diseberang pilar-pilar Hercules, memiliki angkatan laut yang menaklukkan Eropa Barat dan Afrika 9000 tahun sebelum waktu Solon (sekitar tahun 9500 SM). Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dasar Samudra dalam waktu satu hari satu malam.

Bencana ini diduga karena jatuhnya benda luar angkasa berukuran besar sehingga menyebabkan banjir besar, dalam kisah sejarah lebih banyak mengaitkan sejarah ini dengan Bahtera Nuh. Bencana ini ternyata tidak seluruhnya memusnahkan kaum sebelum Nuh, sebuah penguasa besar yang telah memerintah sejak Idris dan periode Nuh dengan puncak kejayaan Atlantis, perdaban tertinggi dan paling maju dalam sejarah manusia. Ternyata mereka masih tersisa di Afrika Utara dan Timur Tengah.

Satu-satunya wilayah yang tersisa adalah Afrika Utara yang dikenal subur sejak Periode Neolitik sekitar 9500 SM. Ini terlihat dari bukti-bukti bangunan yang mengusung teknologi dan desain sebelumnya. Bangunan menjulang tinggi seperti Menara Babel, Piramida dan arsitektur kerajaan Mesir dan hampir diseluruh wilayah Timur Tengah masih menggunakan metode peradaban terdahulu hingga menjelang tahun 2300 SM.

Dalam catatan sejarah para nabi, Hud hidup di sekitar tahun 2450 hingga 2320 SM, seorang nabi yang diutus untuk mengingatkan Kaum ‘Ad yang tinggal di Al-Ahqaf, Rubu’ Al-Khali-Yaman. Mereka mendustakan kenabian Nabi Hud, sehingga datang angin yang dahsyat disertai dengan bunyi guruh menggelegar dan mereka tertimbun pasir.

Adapun kaum ‘Ad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ‘Ad pada waktu itu mati berge-limpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk). (QS Al Haaqqah, 69: 6-7)


Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: “Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami. Bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih.” (QS Al Ahqaaf, 46: 24)


Jika mereka berpaling maka katakanlah: “Aku telah memperingatkan kamu dengan petir, seperti petir yang menimpa kaum ‘Ad dan Tsamud”. (QS Fusilat, 41:13)

 

Seperti yang telah dijelaskan diatas, ketika objek besar (seperti komet mendekati Bumi) sebelum menghantam bumi akan terjadi pelepasan listrik antara dua benda (Bumi dan Komet/Meteor) dan debit listrik yang dihasilkan biasanya cukup besar untuk menghancurkan objek yang masuk ke atmosfer, sehingga bumi akan dihujani pasir terus menerus. Inilah yang terjadi ketika itu, sebuah benda besar telah mengubur wilayah Gurun pasir Sahara yang kemungkinan telah didiami oleh Kaum ‘Ad.

Proses pengikisan bebatuan di atmosfer tampaknya tidak jauh berbeda dengan kebakaran yang terjadi akibat hujan pasir panas di Chicago tahun 1871. Kejadian Chicago adalah sebagian dari tabrakan benda kecil, tidak seluruhnya, tetapi dampaknya telah menyebabkan kebakaran yang luar biasa selama sehari. Bagaimana jika benda besar menabrak Bumi menjadi terpecah belah, kemudian proses listrik dan atmosfer membuatnya menjadi pasir halus dan panas yang membakar selama delapan hari? Peristiwa ini yang membuat Kaum ‘Ad seperti tunggul pohon yang lapuk, musnah disiram pasir panas.

Sebegitu besarkah benda yang menghantam Bumi sekitar tahun itu? Bahkan ilmuwan saat ini telah menduga, bahwa gurun pasir Sahara muncul secara tiba-tiba antara tahun 2400-3000 SM, tetapi usia pasir diperkirakan sudah mencapai jutaan tahun. Hal ini sangat jelas bahwa pasir Sahara bukan berasal dari Bumi dan lebih mirip dengan material planet Mars. Meteor ataupun komet yang beredar di luar angkasa merupakan sisa-sisa pembentukan planet, bisa saja Mars atau sisa tabrakan planet Thea, kemudian tertarik gravitasi Bumi. Sampai saat ini, masih ada jutaan batuan luar angkasa dan sering kita lihat sebagai fenomena meteor di langit malam.

(Rujukan: http://www.isains.com/2016)

Kisah Pokok Tamar Yang Menangis

(Rujukan: https://shafiqolbu.wordpress.com/)

pokok kurma malysia

Diriwayatkan daripada Jabir bin Abdullah bahawa pada masa itu masjid Rasulullah ﷺ beratap pelepah pokok tamar @ kurma. Jika Rasulullah ﷺ berkhutbah, baginda berdiri di atas salah satu batang pokok tamar. Oleh kerana jumlah umat Islam bertambah ramai, maka dicadangkan dibina mimbar agar jemaah majlis yang berada di belakang dapat melihat Rasulullah ﷺ ketika berkhutbah.

Cadangan Saidina Abu Bakar As-Sidiq ra supaya dibina mimbar yang baru diterima Rasullulah ﷺ. Lalu para sahabat pun membuat mimbar daripada kayu yang mempunyai 3 anak mata tangga. Apabila mimbar yang baru itu siap, Rasulullah ﷺ pun mula memberikan khutbah di atas mimbar baru tersebut, malah Nabi merasa selesa dengan mimbar yang baru itu lalu tidak menggunakan lagi batang tamar yang sering Baginda gunakan sebelum ini.

Namun, ketika Rasullullah ﷺ menggunakan mimbar baru itu, kedengaran suara rintihan seperti tangisan unta kehilangan anak yang semakin lama semakin kuat hingga menggoncangkan tanah yang terus bergetar sehingga para sahabat pun bertanya-tanya.

Rupa-rupanya, suara tangisan sedih itu datangnya daripada batang pokok tamar usang yang dulunya sering kali digunakan oleh Rasullullah ﷺ.

Rindukan Rasulullah

Rasulullah ﷺ tersenyum. Lalu Baginda turun daripada mimbar dan menghampiri pokok tamar yang tidak jauh dari mimbar tersebut. Rasulullah ﷺ meletakkan tangan pada batang pokok tamar dan mengusap-usap dengan perlahan-lahan.

Rasulullah ﷺ berkata pada pokok tamar itu: “Jika engkau mahu, aku akan jadikan engkau dinding masjid ini, akarmu tumbuh lagi, tubuhmu hidup lagi dan engkau berbuah lagi. Atau jika engkau mahu, aku akan berdoa kepada Allah سبحانه وتعالى agar engkau akan menjadi pokok di syurga, supaya para wali Allah dapat memakan buah-buahmu.”

Batang tamar itu menjawab: “Saya memilih untuk ditanam ke dalam tanah dan akan tumbuh di syurga supaya wali-wali Allah dapat memakan buahku dan saya berada di tempat dimana di dalamnya saya kekal.”

Lalu goncangan tanah dan suara rintihan pun berhenti. Rasulullah ﷺ kemudian kembali pada mimbar dan menyampaikan kejadian tersebut kepada para sahabatnya. Rasulullah ﷺ berkata: “Ia (pokok kurma) memilih negeri yang kekal berbanding negeri yang fana ini!”

Rasulullah ﷺ kemudian menyuruh supaya ditanamkan batang pokok tamar itu berhampiran mimbar dan mengatakan bahawa ia akan dibangkitkan di dalam syurga.

Jabir RA berkata, “Pokok kurma itu juga menangis apabila ia mendengar orang berzikir atau mendengar bacaan al-Quran dekatnya.” (Hadis Riwayat Bukhari).

 

Begitulah kisah batang kering dari pokok tamar yang menangis kerana rindu kepada Rasulullah ﷺ. Sayang, kasih dan rindunya sebatang pokok tamar kepada Rasulullah ﷺ sehingga menangis kerana Rasulullah ﷺ beralih mimbar untuk berkhutbah. Betapa mulianya pokok tamar yang tidak akan terkena seksa api neraka seperti pada zaman Rasulullah ﷺ.

Hasan al-Basri apabila meriwayatkan kisah ini, beliau pun menangis dan berkata; “Wahai hamba Allah! Batang tamar pun rindu kepada Rasulullah , maka kamu semua lebih utama untuk merasa rindu bertemu dengan Rasulullah .”

Bayangkan! Sebatang pokok tamar tidak mahu jauh dari Nabi Muhammad ﷺ, padahal cuma berjarak beberapa meter. Bagaimana pula cinta kasih kita kepada Rasulullah ﷺ, nabi kesayangan kita? Kita yang mengaku sebagai umatnya, pernahkah kita menangis teresak-esak kerana Rasulullah ﷺ?

Bukan sekadar pengakuan lidah, apa bukti kecintaan dan kerinduan kita kepada Rasulullah ﷺ? Sejauh mana kita merasakan rindu untuk bertemu dan berada dekat dengan Al-Mushthafa Muhammad ﷺ. Maafkan kami ya Rasulullah ﷺ.

Alangkah malunya kita yang mengaku sebagai umat Nabi Muhammad ﷺ tetapi tidak pernah berasa rindu kepada Baginda ﷺ. Apatah lagi jarang-jarang berselawat kepada junjungan Nabi Muhammad ﷺ. Malah ada di kalangan kita nak jawab selawat pun susah, begitu bakhilnya diri kita nak melontarkan sebaris kalimah selawat.

Salawat orang Mukmin ialah memohon rahmat daripada Allah سبحانه وتعالى ke atas Nabi Muhammad ﷺ.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat (memberi segala penghormatan dan kebaikan) ke atas Nabi (Muhammad ). Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu ke atasnya serta ucapkanlah salam dengan penghormatan.” (Al-Ahzab: Ayat 56)

Mendekati Rasulullah ﷺ banyak caranya, misalnya dengan membaca selawat, zikir, mendatangi majlis-majlis ilmu, berkawan dengan orang soleh dan sebagainya. Sebarkan sirah, cara kehidupan, sejarah Nabi ﷺ kepada ahli keluarga dan terhadap orang-orang sekelilingmu….

Marilah kita perbanyakkan selawat kepada Nabi ﷺ di samping berdoa semoga suatu hari nanti kita akan bertemu dengan Rasulullah ﷺ dan memperolehi syafaat Baginda ﷺ.

Salam rindu hanya buatmu Ya Rasulullah ﷺ….

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الأُمِّيّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Tentang Wali Allah

Dari Abu Hurairah ra., dia berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda : “Sesungguhya Allah Ta’ala berfirman : ‘Barangsiapa yang memusuhi Wali-Ku maka Aku telah mengumumkan perang dengannya. Tidak ada taqarrubnya seorang hamba kepada-Ku yang lebih aku cintai kecuali dengan beribadah dengan apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan hamba-Ku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah) maka Aku akan mencintainya dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku niscaya akan Aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi.’ ” (HR. Bukhari)

 

Bahwa Umar bin Khatthab berkata, Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat beberapa manusia yang bukan para Nabi dan bukan orang-orang yang mati syahid. Para Nabi dan orang-orang yang mati syahid merasa iri kepada mereka pada hari Kiamat karena kedudukan mereka di sisi Allah Ta’ala.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau akan menceritakan kepada kami siapakah mereka?” Beliau bersabda: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai dengan ruh dari Allah tanpa ada hubungan kekerabatan di antara mereka, dan tanpa adanya harta yang saling mereka berikan. Demi Allah, sesungguhnya wajah mereka adalah cahaya, dan sesungguhnya mereka berada di atas cahaya, tidak merasa takut ketika orang-orang merasa takut, dan tidak bersedih ketika orang-orang merasa bersedih.” Dan beliau membaca ayat ini: “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Yunus : 62).” (HR. Abu Dawud)

Wali Allah

Wahai sekalian manusia! Dengar, pahami dan ketahuilah bahwa Allah Azza wa Jalla memiliki hamba-hamba, mereka bukan para Nabi ataupun Syuhada’ (orang-orang yang mati syahid), akan tetapi para Nabi dan Syuhada’ merasa iri pada mereka karena tempat dan kedekatan mereka dengan Allah pada hari Kiamat”. Kemudian, salah seorang Badui datang, dia berasal dari pedalaman jauh dan menyendiri, dia menunjuk tangannya ke arah Nabi saw. seraya berkata: “Wahai Nabi Allah! Sekelompok orang yang bukan para Nabi ataupun Syuhada’ tetapi para Nabi dan Syuhada’ merasa iri kepada mereka karena kedudukan dan kedekatan mereka dengan Allah, sebutkan ciri-ciri mereka untuk kami?” Wajah Rasulullah saw. bergembira karena pertanyaan orang Badui itu, lalu Rasulullah saw. bersabda: “Mereka adalah orang-orang yang berasal dari berbagai penjuru dan orang-orang asing, diantara mereka tidak dihubungkan oleh kekerabatan yang dekat, mereka saling mencintai karena Allah dan saling tulus ikhlas, Allah menempatkan untuk mereka mimbar-mimbar dari cahaya pada hari Kiamat, Allah mendudukan mereka diatasnya, Allah menjadikan wajah-wajah mereka bercahaya, pakaian-pakaian mereka bercahaya, orang-orang ketakutan pada hari Kiamat sementara mereka tidak ketakutan, mereka adalah para wali-wali Allah yang tidak takut dan tidak bersedih hati.” (HR. Ahmad)

 

Sesungguhnya riya yang paling ringan pun sudah terhitung syirik, dan sesungguhnya orang yang memusuhi Wali Allah maka dia telah menantang bertarung dengan Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang baik lagi bertakwa dan tidak dikenal, yaitu orang-orang yang apabila menghilang maka mereka tidak dicari-cari, dan jika mereka hadir maka mereka tidak dikenal, hati mereka ibarat lentera-lentera petunjuk yang muncul dari setiap bumi yang gelap.” (HR. Ibnu Majah)

pelita_by_gambaran

Sesungguhnya wali-wali yang terbaik menurutku adalah orang mukmin yang ringan kondisinya (miskin), gemar mendirikan shalat, beribadah kepada Rabb-nya dengan baik, menaati-Nya dikala sepi, tidak dikenali orang, tidak ditunjuk dengan jari (jumlahnya sedikit), rezekinya pas-pasan lalu dia selalu bersabar dengan kondisinya”. Setelah itu, beliau mematok-matokkan tangannya seraya bersabda: “Kematiannya dipercepat, sedikit orang yang menangisi kematiannya dan harta warisannya pun sedikit.” (HR. Tirmidzi)

 

Semoga bermanfaat.

 

(Rujukan: http://talimulquranalasror.blogspot.my)

Melazimi 7 Zikir Pembuka Pintu Rezeki

1. Memperbanyak Membaca “La hawla Wala Quwwata Illa billah “

    Barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak
mengucapkan “La hawla Wala  Quwwata Illa billah ( HR. At Tabrani )2. Membaca ” La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin”
Barangsiapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka
bacaan itu  akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa
takut dalam kubur  (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami).

3. Melazimkan BerIstighfar
“Barangsiapa melazimkan beristighfar niscaya Allah akan mengeluarkan dia dari
segala kesusahan dan  memberikan rezki dari arah yang tidak diduga-duga”
( HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah )

4. Membaca Surat Al-Ikhlas
“Barangsiapa mmbaca Surat Al Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan
menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya ( HR. AtTabrani )

Plitvice_Lake
5. Membaca Surat Al-Waqiah
“Barangsiapa mmbaca surat AlWaqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa
kesempitan hidup”  (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab AlIman)6. Memperbanyak Selawat Atas Nabi
“Ubay Bin Ka’ab meriwayatkan , bila telah berlalu sepertiga malam,
Rasulullah Salallahu’alaihiwassalam berdiri seraya bersabda : “Wahai Manusia
Berdzikirlah mengingat Allah, berdzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan
(sangkakala kiamat) pertama, kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang
kematian dan segala kesulitan didalamnya”

7. Membaca Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim
…dari setiap kalimat itu seorang malaikat yg bertasbih kepada Allah Ta’ala
sampai hari kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu”
(HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)

Sumber : -Ihya Ulumiddin – Imam AL GHAZALI
Saduran

(Rujukan: http://www.melurhasanah.com/)

Cara Tolak Bala

Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipat gandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh ulir, yang pada tiap-tiap ulir itu terjurai seratus biji. Ertinya, Allah yang Maha Kaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!

Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik,
Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat tertanya-tanya akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya, ‘Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?’. Allah menjawab, ‘ Ada , yaitu besi’. Para malaikat pun kembali bertanya, ‘Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari besi?’.Allah menjawab, ‘ Ada , yaitu api’.

Bertanya kembali para malaikat, ‘Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari api?’. Allah menjawab, ‘ Ada , yaitu air’. ‘Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?’ tanya para malaikat.

Allah pun menjawab, ‘ Ada , yaitu angin’. Akhirnya para malaikat bertanya lagi, ‘Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?’.Allah yang Maha kaya menjawab, ‘ Ada , yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan SEDEKAH dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya’ .”
Subhanallah…

 Zhangjiajie National Forest Park, China 4

Pengertian Sedekah: Terdapat dua jenis sedekah iaitu sedekah wajib dan sedekah sunat. Sedekah wajib ialah zakat yang perlu ditunaikan bila cukup syarat-syaratnya. Sedekah sunat ialah tidak terikat kepada apa-apa syarat, terpulang kepada keikhlasan orang yang hendak bersedekah.

Apa pun bersedekah mempunyai kelebihan atau fadilat yang tertentu:

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud: “Jagalah dirimu daripada api neraka meskipun hanya dengan sedekah separuh biji kurma. Jika tidak dapat (bersedekah benda) dengan kalimah tayyibah (perkataan yang baik)”.

Diriwayatkan oleh At-Tabrani, Anas berkata Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud: “Bersedekahlah kamu kerana sedekah itu sebagai penebusmu (pembebasanmu) daripada api neraka”.

Diriwayatkan oleh Baihagi, Abu Hurairah berkata, “Sesiapa yang memberi makan kepada orang mukmin (makanan keinginannya) Allah mengharamkannya daripada api neraka”.

Diriwayatkan oleh Al-Haqadai, Abu Hurairah berkata, Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud, “Sedekah itu dapat mengelakkan suul khatimah (mati dalam keadaan yang tidak baik)”.

Diriwayatkan oleh At-Thabrani, Uqbah bin Amir berkata Rasulullah s.a.w pernah bersabda yang bermaksud, “Sedekah itu dapat mengelakkan pemberinya daripada kepanasan kubur dan pada hari kiamat seseorang itu hanya berlindung di bawah naungan sedekahnya”.

Diriwayatkan oleh Abu Daud At-Tirmizi, Abu Said al-Khudri berkata, “Setiap orang mukmin yang memberi makan kepada orang yang lapar maka Allah memberinya buah-buahan syurga pada hari kiamat. Setiap mukmin yang memberi minuman pada orang yang haus maka Allah akan memberinya minum daripada ar-Rahigil Makhtum pada hari kiamat dan setiap mukmin yang memberi pakaian kepada mukmin yang bertelanjang, Allah akan memberinya pakaian perhiasan syurga pada hari kiamat.”

Bagaimanapun bersedekahlah kerana Allah bukan kerana sebab untuk berasa riak atau menunjuk-nunjuk. Sebaik-baiknya apa yang disedekahkan oleh tangan kanan tidak akan diketahui oleh tangan kiri, begitu juga sebaliknya.

“Katakanlah wahai Muhammad sesungguhnya Tuhan-Ku memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendaki-Nya antara hamba-Nya dan Ia juga yang menyempitkan baginya, dan apa saja yang kamu dermakan maka Allah akan menggantikannya dan Dia sebaik-baik pemberi rezeki” (Saba’ – 39).

Sedekah itu menghapuskan kesalahan seperti air memadamkan api” (Hadis Riwayat At Tirmidzi)

Sedekah membersihkan harta dan menyucikan diri kita.

“Ambil sedekah daripada harta mereka untuk membersihkan dan menyucikan mereka dan doakanlah mereka. Sesungguhnya doa engkau itu menjadi ketenangan hati mereka. Allah maha mendengar lagi maha mengetahui” (At Taubah-103).

Ganjaran Bersedekah

Rasulullah SAW menganjurkan kepada kita umatnya untuk memperbanyak sedekah, hal itu dimaksudkan agar rezeki yang Allah berikan kepada kita menjadi berkah.

Allah memberikan jaminan kemudahan bagi orang yang bersedekah, ganjaran yang berlipat ganda (700 kali) dan ganti, sebagaiman firman-Nya dan sabda Rasulullah SAW, sbb:

  • Allah Ta’ala berfirman, “Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga) maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah”. {Qs. Al Lail (92): 5-8}
  • Allah Ta’ala berfirman, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Dan Allah Maha Luas (Kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. {Qs. Al Baqarah (2): 261}
  • Rasulullah SAW bersabda, “Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, “Ya Tuhan, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kepada Allah”. Yang satu lagi menyeru “Musnahkanlah orang yang menahan hartanya”.

Tolak Bala dengan Sedekah

Orang-orang yang berfirman sangat sadar dengan kekuatan sedekah untuk menolak bala, kesulitan dan berbagai macam penyakit, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, sbb:

  • “Bersegeralah bersedakah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah”
  • “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah”
  • “Obatilah penyakitmu dengan sedekah”

Banyak dari kita yang sudah mengetahui dan memahami perihal anjuran bersedekah ini, namun persoalannya seringkali kita teramat susah untuk melakukannya karena kekhawatiran bahwa kita salah memberi, sebagai contoh kadang kita enggan memberi pengemis/pengamen yang kita temui di pinggir jalan dengan pemikiran bahwa mereka pengemis menjadikan meminta-minta sebagai profesinya, tidak mendidik, dll. Padahal sesungguhnya prasangka kita yang demikian adalah bisikan-bisikan setan laknatullah yang tidak rela melihat kita berbuat baik (bersedekah), sebaiknya mulai saat ini hendaknya kita hilangkan prasangka-prasangka yang demikian karena seharusnya sedekah itu kita niatkan sebagai bukti keimanan kita atas perintah Allah dan rasul-Nya yang menganjurkan umatnya untuk gemar bersedekah.

Masalah apabila ternyata kemudian bahwa sedekah yang kita beri kepada pengemis/pengamen tadi tidak tepat sasaran, bukan lagi urusan kita, karena sedekah hakekatnya adalah ladang amal bagi hamba-hamba Allah yang bertaqwa. Pengemis/pengamen/fakir miskin lainnya adalah ladang amal bagi orang yang berkecukupan, dapat kita bayangkan andaikata tidak ada lagi orang-orang tersebut, kepada siapa lagi kita dapat beramal (bersedekah) ???

Atau kalau kita termasuk orang yang tidak suka memberi sedekah (kepada pengemis/pengamen/fakir miskin) dengan berbagai alasan dan pertimbangan maka biasakanlah bersedekah dengan menyiapkan sejumlah uang sebelum sholat Jum’at dan memasukkannya ke kotak-kotak amal yang tersedia dan biasakanlah dengan memberi sejumlah minimal setiap Jum’at, misalnya Jum’at ini kita menyumbang Rm10  ke kotak amal maka sebaiknya Jum’at berikutnya harus sama, syukur-syukur bisa lebih dan terutama harus diiringi dengan keikhlasan.

Sedekah anda, walaupun kecil tetapi amat berharga di sisi Allah Azza Wa Jalla. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedahkan sebagian hartanya akan merugi di dunia dan akhirat karena tidak mendapat keberkahan. Jadi, sejatinya orang yang bersedekah adalah untuk kepentingan dirinya. Sebab menginfaqkan (belanjakan) harta akan memperoleh berkah dan sebaliknya menahannya adalah celaka. Tidak mengherankan jika orang yang bersedekah diibaratkan orang yang berinvestasi dan menabung di sisi Allah dengan jalan meminjamkan pemberiannya kepada Allah. Balasan yang akan diperoleh berlipatganda. Mereka tidak akan rugi meskipun pada awalnya mereka kehilangan sesuatu.

Sedekah yang pahalanya terus mengalir

Dari Abu Hurairah RA, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda: “Bila seorang hamba telah meninggal, segala amalnya terputus, kecuali tiga hal: amal jariah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendo’akannya” (HR. Bukhari, dalam Adabul Mufrad)

Berikut contoh konkrit, sadaqah (amal) jariah, yang pahalanya terus mengalir walaupun si pemberi sadaqah telah wafat:

  1. Berikan Al-Quran pada seseorang, setiap saat Al-Quran tersebut dibaca, anda mendapatkan kebaikan.
  2. Ajarkan seseorang sebuah do’a. Pada setiap bacaan do’a itu, anda mendapatkan kebaikan.
  3. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, anda mendapatkan kebaikan.
  4. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau haiwan berlindung di bawahnya atau makan buahnya, anda mendapatkan kebaikan.
  5. Tempatkan pendingin air di tempat umum.
  6. Berbagi bacaan yang membangun dengan seseorang.
  7. Libatkan diri dalam pembangunan mesjid.
  8. Berbagi CD Quran atau Do’a.
  9. Bantulah pendidikan seorang anak.
  10. Bagikan pengetahuan ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal di atas, Anda dapat kebaikan sampai hari Qiamat.

Dari Abdullah bin ‘Amru ra, Rasulullah SAW bersabda: “Sampaikanlah pesanku walaupun hanya satu ayat“.

 

(Rujukan: http://aura-hikmah.blogspot.my/)

Penyakit Jantung – Ubat Penyelesaian Terbaik Yang Baru Ditemui

Bagaimana memastikan saluran darah anda lancar dan tidak tersumbat?

Akibat Saluran Darah Tersumbat:
1. Penyakit jantung.
2. Stroke.
3. Darah Tinggi.
4. Mati mengejut akibat darah tidak sampai ke otak.

Kaedah Rawatan:

1. Ubat-ubatan hospital:
– Mengembangkan saluran darah (Ubat Penyekat ACE)
– Mencairkan darah (Ubat Aspirin)
Kesan:
– ACE: Lead to penyakit batuk kering dan pening.
– Aspirin: Lead to penyakit ulser perut dan muntah2.

2. Pembedahan Pintasan Jantung – kos mencecah RM 25k – RM50k.
Kesan: Kalau pembedahan, paham-paham la…

3. Pembedahan pemulihan Saluran Darah (Angioplasti) – Kos mencecah RM25k – RM 40k.
Kesan: Bila dikatakan bedah, dah tak normal lagi dah badan kita.

Kos Perubatan Berkaitan Saluran Darah!
4. Nitrik Oksida (NO)
– Membantu mencairkan plak darah dan mencegah pembentukan plak darah.
Kesan:
– 100% tiada kesan sampingan.
– Tanpa hormon.
– Tanpa bahan kimia.

Dapat dilihat daripada perbandingan di atas, penggunaan Nitrik Oksida merupakan kaedah terbaik bagi memperbetulkan peredaran darah di dalam badan kita. Jadi, berhentilah daripada menggunakan kaedah 1, 2 dan 3 yang memakan kos berpuluh-puluh ribu. Gunakan LiveXtra untuk memperbetulkan saluran darah anda.

Harga serendah RM 102.80 SAHAJA! (Brapa banyak anda boleh save tu)

LiveXtra
Terbukti BERKESAN di mana LiveXtra ni menghasilkan gas nitrik oksida yg boleh menyucikan segala lemak2 yg menyekat saluran darah, mengenyalkan semula saluran darah kita supaya darah boleh flow dgn lancar. Once minum akan terasa haba panas sikit coz tindakbalas pada proses yg sdg berlaku dlm badan. Apa yg pasti livextra ni berkesan utk mereka yg ada masalah berkaitan dgn jantung dan saluran darah. Sgt digalakkan minum 2 peket sehari dan kombinasi livextra yg bagus adalah dgn air ro dan supplements EPA DHA yg berfungsi utk rendahkan tahapnya kolestrol dlm bdn dan perkembangan memori.

Sila PM atau hubugi nombor di bawah untuk tempahan (di mana-mana sahaja di DUNIA)😉.

Untuk Tempahan:
☏ +6019-605 0509 (Shah) – WA/SMS/Call/WC atau emailkan ke mahmudshah.apex@gmail.com


Testimoni 3

Testimoni 1

Testimoni 2

Air Sihat vs Air Sakit

Assalammu’alaikum wbt dan Selamat Pagi.

Tiga hari lepas aku telah menjalankan suatu ujikaji air paip kita di rumah dengan menggunakan ujian elektrolisis. Sesiapa yang pernah amik kimia taulah ujian ni. Ujian anod dan katod. Gunanya adalah untuk melihat/ menzahirkan kandungan logam berat terlarut di dalam air paip kita yang kita minum sehari-hari.

Ujian ini dilaksanakan dengan perbandingan 3 jenis air iaitu air paip, air daripada filter (penapis) biasa dan air daripada filter osmosis songsang (riverse osmosis). Yang aku perhatikan, ketiga-tiga jenis air ini adalah sama dari segi fizikalnya. Jernih, bTDS Meterersih dan kalau nak minum tada hal lah.🙂

Ujian dilakukan. Mula-mula aku guna TDS Meter untuk melihat kadar pepejal terlarut yang ada dalam ketiga-tiga air ini. Damn! Nak tau tak apa resultnya?

1. Air Paip Biasa: 50 ppm
2. Air Penapis biasa: 60 ppm
3. Air penapis R.O.: 0 ppm ?

Ish, aku tak percaya ni. Takkan penapis biasa (- ala yang biru2 yg murah selalu ada kat ofiz tula…) lagi tinggi TDS berbanding air paip? Baik minum air paip je kan.😉

Then, aku terus lagi buat ujian yang kedua. Ujian mem’fizikal’kan logam terlarut dalam ketiga-tiga air paip tersebut. Damn again! Aku amat terkejut dgn resultnya. Result yang aku tak sangka betullah. Air paip hitam macam kopi dgn keruh tahap gaban, air penapis biasa hijau kehitaman pun keruh tahap gaban manakala air R.O. pergghhh… masih jernih, langsung tak ada pepejal terlarut. Dasyat juga penangan air RO ini ya.

Aku membayangkan yang selama ini dari kecik sampai besar minum air paip biasa yang dimasak. Ntah berapa banyak logam terlarut ntah yang masuk dalam badan aku selama ini. Air yang jernih, mungkin kita sanggup minum, kalau air jernih yang kiUjian Elektrolisista minum tu rupa asalnya macam gambar air kopi kat bawah tu mcam mana ya? Sanggup tak kita minum? Yachhhhhhhhhhhhh!

Kalau anda tak percaya, kami boleh tunjuk demonstrasi air yang anda gunakan di rumah sehari-hari, even yang ada penapis. Free demo, takyah bayar apa2. Kami nak pupuk kesedaran peri pentingnya air yang sihat.

No wonder, org sekarang ramai yang kena penyakit pelik2. Dari air minuman dan makanan kita rupanya. Ntah brapa Tonne logam berat yang masuk sejak dari kecik ya. Kesian buah pinggang kita.

Jika berminat nak tahu lebih lanjut, hubungi di +6019 6050509 (Shah) – call/ msg/ whatsapp untuk temujanji – di mana sahaja.

Gunakan R.O. Water untuk jaminan kesihatan dan kehidupan anda. Ingatlah bahawa punca segala penyakit adalah daripada perut.Keputusan Ujian

%d bloggers like this: