Kesempurnaan dalam ‘HIDUP’

Assalammuálaikum wbt.

Seorang sahabat bertanya kepada penulis tentang bagaimanakah untuk mencapai kesempurnaan dalam ‘Hidup’? Ya, bagaimanakah caranya untuk menjadi mukmin/ mukminah yang sempurna? Pada awalnya, Penulis menggambarkan ‘Hidup’ yang sempurna hanyalah di alam fana. Yalah, dengan mempunyai rumah yang besar, kereta yang mewah, kehidupan yang kaya raya, ditambah pula dengan banyak melakukan amal jariah dan bakti kepada manusia dengan rezeki yang Allah kurniakan. Adakah itu yang kita namakan sebagai SEMPURNA dalam kehidupan? Mungkin YA dan mungkin TIDAK juga.

Kekayaan yang dimaksudkan bukanlah kaya harta benda malah kaya yang menjadikan diri kita sempurna ialah kaya jiwa. Sepertimana Sabda Rasulullah SAW:

Yang disebut ‘kaya’ bukanlah kaya harta benda duniawi, tetapi yang dikatakan ‘kaya’ ialahkaya jiwa.” (Hadith Riwayat Shahih MUslim)

Luxury Home

Luxury Home

Jadi, bolehlah dianggap bahawa kekayaan jiwa turut menjamin kesempurnaan hidup.

Penulis suka untuk merujuk perkara ini kepada para ‘Ariffin dan orang-orang lama. Ada bermacam pendapat. Dan salah satu pendapat adalah seperti yang penulis gambarkan pertama kali di perenggan di atas. Namun, hakikat yang sebenar tentang Kesempurnaan dalam HIDUP adalah bagaimana amal kita dan keyakinan kita menuju negeri abadi. Iaitulah Akhirat. Itulah kesempurnaan yang di cari dalam HIDUP. Penulis teringat kata Orang Lama yang bijaksana dalam nasihatnya:

“Hidup kita di dunia ini bagaikan seorang musafir. Tujuan kita ialah Akhirat. Jadi ber-HIDUP lah kita menuju-Nya”

Itu pepatah seorang guru yang menceritakan tentang HIDUP di dunia. Itulah dia zuhud iaitu suci dari kotoran dunia. Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:

“Dunia penjara bagi orang mukmin dan syurga bagi orang kafir.” (Hadith Shahih Muslim)

Bagi melatih Diri kita agar suci dari kotoran dunia, waspada terhadap tipu daya dunia ini adalah suatu perkara yang perlu dititikberatkan. Selain daripada itu, Nabi SAW juga menganggap dunia ini lebih hina dari bangkai. Penulis tertarik untuk menukilkan sebuah hadith shahih daripada riwayat Muslim berkenaan perkara ini. Dari Jabir bin ‘Abdullah r.a. katanya:

“Pada suatu hari Rasulullah SAW lewat di pasar melalui bahagian atas. Orang banyak mengikuti baginda di kiri dan kanan. Banginda bertemu dengan bangkai seekor anak kambing yang kecil kedua telinganya. Kata baginda, “Siapakah di antara kamu yang suka membeli ini dengan satu dirham?” Jawab mereka, “Kami tidak suka sedikit jua pun. Untuk apa bagi kami.” Tanya baginda lagi, “Sukakah kamu diberi dengan percuma?” Jawab mereka, “Sekalipun dia hidup kami tidak akan mahu kerana anak kambing itu cacat. Kedua telinganya kecil. Apa lagi dia sudah menjadi bangkai.” Sabda Rasulullah SAW, “Demi Allah, sesungguhnya dunia lebih hina di sisi Allah Ta’ala daripada anggapanmu terhadap bangkai ini.” (Hadith Shahih Muslim)

Gambar sekadar hiasan

Gambar sekadar hiasan

Dunia tempat kita berhidup ini kita nampak cukup indah kerana tipu dayanya. Namun demikian, itu bukanlah bermaksud kita meninggalkan dunia ini terus. Kita harus jua berusaha bagi memartabatkan agama Islam di muka bumi. Itulah perjalanan hidup yang penuh takwa. Kita berHidup cara Islam dengan mencontohi teladan Nabi Muhammad SAW. Sirah hidup baginda adalah amat sederhana dan penuh dengan teladan.Dan teladan bagindalah yang menjadikan contoh kepada kita, umat Muhammad dalam menuju kehidupan yang sempurna.

Namun, apa yang lebih sempurna dalam kesempurnaan ialah Hidup kita selepas mati. Itulah kesempurnaan abadi. Dari ‘Usman r.a. katanya Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa mati dalam keadaan dia yakin bahawa tidak ada Tuhan selain Allah, maka dia masuk syurga.” (Hadith Riwayat Muslim)

Di sini dapat kita lihat pula, Hidup yang lebih sempurna ialah syurga Allah. Dalam mendapatkan syurga Allah itu kita haruslah mempunyai iman yang kukuh dan tegar akan agama Allah. Melaksanakan suruhan Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Apabila tahap itu telah kita capai, maka sesungguhnya sempurnalah kehidupan kita di dunia mahupun di akhirat. Dari ‘Ubadah bin Shamit r.a. katanya Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang mengucapkan pengakuan (syahadat): Aku mengaku tidak ada tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya, dan bahawa Muhammad Rasulullah dan bahawa ‘Isa hamba Allah, anak wanita hamba sahaya-Nya, dan Kalimah-Nya yang ditujukan-Nya kepada Maryam, dan Ruh daripada-Nya*, dan bahawa syurga dan neraka itu sebenarnya ada, Allah akan memasukkannya ke syurga melalui salah satu pintu dari delapan pintu yang dikehendaki-Nya.” (Hadith Riwayat Shahih Muslim).

Kesimpulannya, kehidupan di dunia ini adalah sementara. Segala kemewahan atau kemelaratan adalah ujian Allah untuk menguji sejauh mana kesabaran dan keredhaan manusia itu dalam ber-Hidup. Perjalanan bermaksud musafir di dunia. Di akhirat kelaklah yang kekal abadi. Jadi, kita perlu setting semula hidup kita agar segala apa yang kita perbuat adalah menuju kepada-Nya. Itulah kehidupan yang sempurna. Pegang eratlah kalimah syahadat agar mati kita dalam Islam. Agar akhir hidup kita dalam Islam. Dan segala perbuatan dan amal ibadat kita dalam Islam. InsyaAllah, sempurnalah hidup. Allah akan cukupkan rezeki kita walaupun rezeki itu sedikit, kerana keberkatan rezeki itu. InsyaAllah.

Kepada para pembaca, ini hanyalah pendapat penulis yang amat da’if. Sekiranya ada kesalahan haraplah diperbetulkan. Kerana penulis jua sedang belajar.

Air yang tidak mati

Air yang tidak mati

p/s: * ‘Isa dijuluki dengan Kalimah dan Ruh Allah kerana proses kelahiran ‘Isa ke dunia berlainan dengan manusia lain. Yaitu dengan sepatah kata dari Allah: “Kun” dan dengan meniupkan Ruh kepada ibunya, Maryam.

About these ads

7 Respons

  1. salaam..
    neiji..neiji..bile awak bahasakan diri sebagai penuliskan…tau tak saya teringat kat siapa..????

    ASTORA JABAT..huuuh kenal tak? die mmg suke gune ganti diri sebagai penulis..hhehe…

  2. Astora Jabat?! Alamak. :-0

  3. Salaam,

    Astora Jabat?

    Saya pun ‘alamak’ jugak lah.. tapi ni alamak tak kenal nye…

    Sape tu Astora Jabat Sdra Mahmud dan Sdri SFR???

    Kalau Hang Jebat tu tau lah kan kan kan?

  4. uiksss…jgn lah terlopong mahmud..takpe..same sikit jer..hok kata ganti “penulis” ja…. tapi trade mark ” jua” awok tu..mmg awok je yg gune….mahmudshah jua…heheh..

    Al Hikam pun nak alamak jugak eh ..?? hehheh Astora Jabat..hmmm die kontroversi gak macam Hang jebat..tapi Kontroversi die lain sket huhuhu..takutlah nak crite depan2 ….. kang aku kene saman… naya pulok…. :P

    ringkasnye Astora Jabat tu penulis ……kalau u nak tau sis..u tanye Pak Cik Google… terang terbentang nanti..huhuh

  5. Salaam..

    Alamak!!!! Sis…

    Dah skodeng pun dari tadi. Dah tercomment baru nak skodeng so dah terlanjur laaaa…

    Yup.. bace aje. Tak brani nak cite2 kan kan kan??

    Tapi Bro Mahmud kita tak lah cam AJ tu. So tak yah lah alamak alamak sampai terngowoh gitu yerrr Bro. hehehe..

  6. Hik hik… ;-) Apa2 pun semoga manfaat jualah. Kang jadi macam dia kang bisa je pulak kang. Ha ha… Harap2 pembaca selesa dengan kata ganti diri tu. Bukan ape, kalau guna saya ni macam tak best jek. Tu yang guna penulis ni. Takpe kan Saudari Al-Hikam dan SFR?

  7. Kesempurnaan Tuhan Dalam Mencipta
    Tuhan sudah menciptakan semua makhlukNya dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Dia sudah membekali setiap makhluk tersebut dengan berbagai perangkat. Sehingga, dalam menjalani hidupnya, makhluk tersebut bisa berperan seperti yang Dia gariskan. Kita ambil contoh misalkan beruang kutub. Beruang ini hidup di daerah dingin di sekitar kutub utara. Seperti yang kita tahu, bahwa daerah kutub utara bersuhu sangat dingin dan ekstrim mencapai -45 C. Pada malam hari, suhunya bisa turun hingga….. Karena kondisi alamnya yang ekstrim, tubuh beruang kutub ditutupi oleh bulu halus tebal berwarna putih. Warna putih mampu mengurangi pelepasan panas dari dalam tubuhnya. Hal yang paling mengagumkan dari hewan karnivora terbesar ini adalah kemampuannya berenang secara baik sehingga mampu memburu makanannya.
    Sekarang kita bergerak ke bagian permukaan bumi yang paling panas, yaitu gurun pasir. Di sana, kita akan mendapatkan beberapa jenis hewan, salah satunya adalah unta. Pernahkah kita berpikir mengenai fakta yang mencengangkan dari kemampuan unta yang luar biasa dalam beradaptasi dengan lingkungan gurun yang ganas? Suhu gurun pasir bisa mencapai 55 C. air adalah barang yang sangat langka di gurun pasir. Celakanya, untuk bertahan hidup, makhluk hidup membutuhkan lebih banyak air di gurun pasir. Unta mampu bertahan tanpa makan dan minum selama delapan hari di gurun pasir yang ganas. Itu karena hewan ini mempunyai cadangan lemak dan minum yang tersimpan di dalam punuknya. Beberapa bagian tubuhnya yang lain tak kalah menakjubkan. Kelopak matanya mampu menutup matanya saat terjadi badai pasir, namun hewan ini masih mampu melihat karena kelopak mata tersebut transparan. Lubang hidungnya mempunyai penutup khusus. Sehingga, ketika terjadi angin kencang dan pasir, lubang itu tetap aman dari pasir masuk.
    Manusia, sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Tuhan telah membekalinya dengan segenap kemampuan yang tidak dimiliki oleh ciptaan yang lainnya. Piranti yang paling istimewa tersebut adalah akal, yang hanya manusialah yang dianugerahinya.

Tinggalkan Jawapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 103 other followers

%d bloggers like this: